BANJARBARU LENTERAKALIMANTAN.NET

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi Kalimantan Selatan terus memperluas jangkauan pelayanan administrasi kependudukan melalui program Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (GISA). Salah satu upaya dilakukan dengan menghadirkan layanan jemput bola di Desa Mangkayahu, Kecamatan Paringin, Kabupaten Balangan, pada Kamis (16/7/2026).

Program tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan untuk menghadirkan pelayanan administrasi kependudukan yang lebih mudah, cepat, dan merata hingga menjangkau masyarakat di tingkat desa.

Pelayanan dilaksanakan melalui kolaborasi antara Disdukcapil Provinsi Kalimantan Selatan dan Disdukcapil Kabupaten Balangan. Tim terdiri atas dua petugas dari Disdukcapil Provinsi, lima operator dan satu pejabat dari Disdukcapil Kabupaten Balangan, serta didukung 10 perangkat desa guna memastikan seluruh layanan berjalan optimal.

Berbagai layanan administrasi kependudukan diberikan kepada masyarakat, meliputi aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), penyerahan Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el), Kartu Identitas Anak (KIA), pembaruan Kartu Keluarga (KK), hingga penerimaan berkas pencatatan sipil, khususnya akta kelahiran.

Kepala Disdukcapil Provinsi Kalimantan Selatan, Dewi Fuziarti, mengatakan layanan jemput bola menjadi strategi untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, terutama warga yang memiliki keterbatasan akses menuju kantor pelayanan administrasi kependudukan.

“Melalui program GISA, kami ingin memastikan seluruh masyarakat memperoleh haknya atas dokumen kependudukan dengan mudah. Kehadiran layanan jemput bola di desa-desa menjadi upaya nyata pemerintah dalam memberikan pelayanan yang cepat, mudah, dan merata,” ujarnya di Banjarbaru, Selasa (21/7/2026).

Menurut Dewi, kelengkapan dokumen kependudukan memiliki peran penting karena menjadi syarat utama dalam mengakses berbagai layanan publik, mulai dari pendidikan, kesehatan, bantuan sosial, hingga pelayanan pemerintahan lainnya.

“Selain memberikan pelayanan, kami juga terus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya tertib administrasi kependudukan, termasuk mendorong pemanfaatan Identitas Kependudukan Digital sebagai bagian dari transformasi layanan berbasis digital,” tambahnya.

Ia berharap sinergi antara Disdukcapil Provinsi, Disdukcapil kabupaten, dan pemerintah desa terus diperkuat agar pelayanan administrasi kependudukan semakin mudah dijangkau masyarakat, sekaligus mendukung peningkatan kepemilikan dokumen kependudukan di Kalimantan Selatan.

Melalui program jemput bola GISA, Disdukcapil Provinsi Kalimantan Selatan menegaskan komitmennya menghadirkan pelayanan administrasi kependudukan yang inklusif, berkualitas, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat hingga ke pelosok daerah(mckalsel/lnk).

Bagikan: