BANJARBARU LENTERAKALIMANTAN.NET

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menghimpun berbagai masukan dan rekomendasi dari para pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bersama Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) dan Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kalimantan Selatan, Rabu (22/7/2026). Masukan tersebut akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan pemerintah daerah.

Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, yang diwakili Asisten Bidang Administrasi Umum, Dinansyah, menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian para pensiunan ASN yang telah berkontribusi dalam pembangunan daerah selama masa pengabdiannya.

“Kepada Bapak dan Ibu pensiunan ASN yang hadir pada kesempatan ini, saya menyampaikan penghormatan dan terima kasih atas dedikasi serta pengabdian yang telah diberikan selama bertahun-tahun mengemban tugas sebagai Aparatur Sipil Negara. Keberhasilan pembangunan daerah Kalimantan Selatan hingga saat ini tidak lepas dari kontribusi dan kerja keras Bapak dan Ibu sekalian pada masa aktif bertugas,” ujarnya.

Menurut Dinansyah, memasuki masa purna tugas bukan berarti berakhirnya peran para pensiunan ASN dalam mendukung pembangunan daerah. Para pensiunan tetap menjadi bagian penting dari keluarga besar Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan yang memiliki pengalaman dan wawasan berharga.

“Memasuki masa purna tugas bukan berarti berakhirnya peran Bapak dan Ibu sekalian dalam membangun Kalimantan Selatan. Para pensiunan ASN tetap menjadi bagian dari keluarga besar Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kalimantan Selatan, Noryadi, menjelaskan FGD dilaksanakan untuk menyerap gagasan, pengalaman, dan masukan konstruktif dari para pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang dinilai masih memiliki komitmen tinggi terhadap pembangunan Banua.

“Hari ini kita melaksanakan FGD dengan PWRI atau Persatuan Wredatama Republik Indonesia, yaitu pensiunan PNS di lingkungan Pemprov Kalsel. Tentu melalui kegiatan ini kami berharap ada kolaborasi antara Persatuan Wredatama Republik Indonesia dengan Pemprov Kalsel,” jelasnya.

Ia menambahkan, seluruh masukan yang dihimpun akan dirumuskan menjadi rekomendasi dan dilaporkan kepada pimpinan daerah sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan kebijakan.

“Akan kami laporkan kepada pimpinan sebagai bahan pertimbangan. Masukan-masukan positif yang disampaikan akan kami sampaikan kepada pimpinan,” tambah Noryadi.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berharap pengalaman panjang para pensiunan ASN di bidang birokrasi dapat terus memberikan kontribusi dalam peningkatan pelayanan kepegawaian dan percepatan pembangunan daerah di Kalimantan Selatan(mckalsel/lnk).

Bagikan: