
BANJARBARU LENTERAKKALIMANTAN.NET
Banua Pers Community berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Selatan akan menggelar aksi penghijauan melalui penanaman pohon berbunga di tiga desa di Kabupaten Banjar pada 2 Agustus 2026 mendatang. Kegiatan yang dikemas dalam Green Action 2026 tersebut juga dirangkai dengan program tukar sampah dengan sembako dan lomba konten kreatif untuk masyarakat.
Tiga desa yang menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan yakni Desa Sungairangas Ulu, Desa Sungairangas Tengah, dan Desa Hambuku. Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian lingkungan melalui penghijauan dan pengelolaan sampah yang berkelanjutan.
Jenis pohon yang akan ditanam adalah tabebuya dan kamboja. Kedua jenis pohon tersebut dipilih karena memiliki nilai estetika yang tinggi dengan bunga yang indah, sehingga diharapkan mampu mempercantik kawasan desa ketika tumbuh besar.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Selatan, Rahmat Prapto Udoyo, mengatakan pemilihan pohon berbunga merupakan bagian dari upaya menghadirkan ruang hijau yang tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan, tetapi juga memberikan keindahan visual bagi masyarakat.
“Pohon yang ditanam sengaja dipilih yang berbunga. Harapannya, ketika sudah besar nanti, pohon-pohon ini bisa dilihat dari jalan dan memberikan pemandangan yang indah,” ujarnya di Banjarbaru, Kamis (23/7/2026).
Selain penanaman pohon, masyarakat juga diajak mengikuti program tukar sampah dengan sembako sebagai bentuk edukasi dalam pengelolaan sampah rumah tangga. Program tersebut diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan dan membiasakan pengelolaan sampah yang lebih baik.
Koordinator Green Action 2026, Sutrisno, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kolaborasi antara komunitas, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup.
Menurutnya, penghijauan dan pengelolaan sampah harus menjadi gerakan bersama agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh generasi mendatang.
“Kami mengharapkan kegiatan ini nantinya dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk terus menjaga lingkungan,” katanya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk merawat pohon yang telah ditanam serta menerapkan pola pengelolaan sampah yang lebih baik demi terciptanya lingkungan yang bersih, hijau, dan sehat.
“Termasuk merawat pohon yang telah ditanam, serta membiasakan pengelolaan sampah yang lebih baik demi terciptanya lingkungan yang bersih, hijau dan sehat,” imbuhnya.
Sebagai bentuk partisipasi publik, Green Action 2026 turut menghadirkan lomba konten kreatif yang terbuka untuk umum dengan tema penanaman pohon dan program tukar sampah dengan sembako. Panitia telah menyiapkan hadiah berupa uang tunai jutaan rupiah bagi para pemenang.
“Lomba ini kami buka untuk umum. Adapun hadiahnya uang tunai jutaan rupiah,” tandas Sutrisno.
Melalui Green Action 2026, Banua Pers Community bersama DLH Provinsi Kalimantan Selatan berharap mampu membangun budaya peduli lingkungan di tengah masyarakat sekaligus memperkuat gerakan penghijauan dan pengelolaan sampah di daerah(mckalsel/lnk).










