
Banjarmasin- LenteraKalimantan.net-
Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Provinsi Kalimantan Selatan menegaskan dukungan penuh terhadap menyampaikan dukungan penuh kepada Presiden Prabowo Subianto untuk tetap teguh melaksanakan semua program yang pro-rakyat di Kalimantan Selatan.
Ketua KSPSI Prov Kalsel H Sadin Sasau mengatakan bahwa Dukungan ini sejalan dengan sikap Presiden KSPSI, ANDI GANI NENA WEA S.H, M.H yang mendukung penuh semua kebijakan dan program kerakyatan dari Pak Prabowo.
Pihaknya sangat mengapresiasi kehadiran Presiden Prabowo di May Day setiap tahun, dan peresmian Museum Ibu Marsinah di Nganjuk Jawa Timur oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai simbol penghormatan negara, serta wujud pengakuan nyata atas perjuangan buruh di Indonesia
Kami yakin betul Pak Presiden mempunyai keberpihakan sangat kuat terhadap rakyat dan kaum buruh karena pertama kali dalam sejarah gerakan buruh, beliaulah yang pertama kali mau hadir dalam acara May Day dan akan dilanjutkan tahun ini. Dan kami tentu akan tetap mendukung dan menjaga beliau,” sambungnya. Dan kami mendukung pemerintahan Pak Prabowo sampai pemilu 2029 nanti. imbuhnya.
Terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Sekolah Rakyat maupun program prioritas lainnya, pihaknya meyakini Presiden Prabowo Subianto memiliki maksud dan tujuan yang mulia yaitu demi menyejahterakan rakyatnya.
KSPSI Prov Kalsel siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan Asta Cita Keenam Presiden, yakni membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi serta pengentasan kemiskinan.
Terkait MBG, Ketua KSPSI Prov Kalsel H Sadin Sasau menilai program tersebut jelas membantu pemenuhan gizi masyarakat desa, terutama anak sekolah dan berkontribusi pada penyerapan tenaga kerja di desa. Untuk program KDKMP dinilai dapat menjadi mendongkrak ekonomi desa, membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta membantu menekan angka kemiskinan.
Namun pihaknya meminta pemerintah menjadikan KDKMP sebagai pusat penyaluran berbagai layanan kebutuhan warga desa, mulai dari pupuk, sarana produksi pertanian, perkebunan, perikanan, hingga layanan kesehatan.
Mengingat strategisnya MBG dan KDKMP, pihaknya meminta pemerintah untuk terus lakukan evaluasi dan perbaikan serta penyempurnaan tata kelola agar kedua program prioritas nasional ini tidak terjadi penyimpangan melainkan berjalan lebih efektif dan efisien serta tepat sasaran bagi warga desa.










