TANAH BUMBU — LENTERAKALIMANTAN.NET-
Mengantisipasi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kerap melanda wilayah Kalimantan Selatan, Kepolisian Resor (Polres) Tanah Bumbu menggelar Apel Siaga Penanggulangan Bencana Karhutla Tahun 2026 di Kabupaten Tanah Bumbu. Langkah ini diambil sebagai bentuk mitigasi dini untuk memastikan kesiapan personel serta keandalan sarana dan prasarana di lapangan.
Apel siaga yang dipimpin langsung oleh Kapolres Tanah Bumbu, AKBP Novy Adi Wibowo, S.I.K., M.H., tersebut berfokus pada penguatan koordinasi lintas sektor. Penanganan karhutla dinilai tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan sinergitas solid antara aparat kepolisian, TNI, pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder terkait.
AKBP Novy Adi Wibowo menegaskan bahwa langkah antisipatif ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk melindungi masyarakat dan mencegah kerusakan lingkungan yang lebih luas.
“Kegiatan ini menjadi wujud kesiapan bersama dalam menghadapi potensi Karhutla, sekaligus mengedepankan langkah-langkah pencegahan demi menjaga keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan di Kabupaten Tanah Bumbu,” ujar Novy dalam keterangannya, Rabu (22/7)
Selain kesiapan pasukan penanggulangan, fokus utama dalam strategi mitigasi ini adalah edukasi dan pencegahan di tingkat tapak. Kepolisian mengimbau masyarakat untuk mengubah pola pembukaan lahan dan tidak menggunakan metode pembakaran yang berpotensi memicu api tak terkendali.
Masyarakat juga diminta untuk aktif berpartisipasi dalam sistem peringatan dini. Jika menemukan titik api (hotspot) atau indikasi kebakaran di lingkungan sekitar, warga diharapkan segera melaporkannya kepada pihak berwenang agar tindakan pemadaman dapat dilakukan sebelum api meluas.
@novy_adi_nathaniel












