PURUK CAHU, LenteraKalimantan.net — Kejaksaan Negeri (Kejari) Murung Raya menegaskan komitmennya dalam mendukung pembentukan karakter generasi muda sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional pada peringatan Hari Pramuka ke-65, Jumat, 14 Agustus 2026. Penegakan hukum dan pembinaan moral dinilai harus berjalan beriringan guna menyiapkan fondasi menuju Indonesia Emas 2045.

Kepala Kejaksaan Negeri Murung Raya, Herman Kondo Sirima, menyatakan bahwa nilai-nilai keagamaan, kedisiplinan, dan kepedulian sosial yang tertuang dalam Tri Satya serta Dasa Dharma Pramuka merupakan cerminan integritas yang dibutuhkan dalam pembangunan daerah.

“Nilai Tri Satya dan Dasa Dharma Pramuka adalah cerminan integritas. Gotong royong, tanggung jawab, cinta alam. Inilah nilai yang kita butuhkan untuk membangun birokrasi dan masyarakat Murung Raya yang berkeadilan dan berdaya,” ujar Herman di Puruk Cahu, Jumat.

Peringatan Hari Pramuka tahun ini mengusung tema “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045”. Menurut Herman, tema tersebut menjadi dorongan nyata bagi seluruh elemen, termasuk jajaran kejaksaan dan Gerakan Pramuka di Murung Raya, untuk mengambil peran aktif dalam menjaga ketahanan negara dari tingkat paling dasar.

Ia menambahkan, pembinaan karakter tidak lagi sebatas kegiatan ekstrakurikuler atau formalitas di lapangan upacara, melainkan harus diwujudkan dalam tindakan konkrit di lapangan—termasuk ketahanan pangan dan kepedulian lingkungan.

Selama 65 tahun, Gerakan Pramuka dinilai telah membuktikan perannya sebagai kawah candradimuka bagi calon pemimpin bangsa. Pengalaman menempah diri di alam terbuka diharapkan dapat membentuk generasi yang tanggap terhadap ancaman krisis, seperti perubahan iklim dan kemarau panjang yang berpotensi mengganggu ketersediaan pangan.

Melalui sinergi antara instansi penegak hukum dan Gerakan Pramuka di Kabupaten Murung Raya, Kejari berharap dapat mendorong terwujudnya revolusi mental dan kemandirian masyarakat. Perjalanan menuju Indonesia Emas 2045 dinilai harus dimulai dari pembentukan karakter generasi muda yang jujur, disiplin, dan berakhlak sejak hari ini.

(Muslim)