
PURUK CAHU — LENTERAKALIMANTAN.NET
Alun-Alun Jorih Jerah, Puruk Cahu, mendadak menjadi pusat perhatian publik Kalimantan Tengah pada Minggu pagi, (1/11/2026). Sebanyak 557 pelari dari berbagai daerah tumpah ruah memadati pusat kota untuk ambil bagian dalam ajang Run Murung Raya 2026.
Ajang sport tourism yang diinisiasi oleh Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (DKOP) Kabupaten Murung Raya ini tidak sekadar menjadi panggung unjuk kecepatan, melainkan etalase keharmonisan sosial yang dibungkus dalam gaya hidup sehat.
Mengambil titik start dan finish di Alun-Alun Jorih Jerah, panitia membagi perlombaan ke dalam dua kategori, yakni 3 Kilometer (Community Run) dan 6 Kilometer (Challenge Run). Rute yang dirancang khusus membawa para peserta melintasi berbagai landmark strategis Puruk Cahu.
Para peserta kategori 6K diuji ketahanannya melalui rute menantang yang melewati kawasan Jantur, kompleks rumah jabatan bupati dan sekda, Masjid Agung Al-Istiqlal, hingga titik simbolik toleransi beragama: kawasan Gereja dan Masjid yang berdampingan.
Setelah melalui persaingan sengit dan penuh sportivitas, podium juara akhirnya melahirkan para jawara baru dari berbagai daerah:
-
Kategori Putra: Saifullah (DPRD Palangka Raya) sukses mengamankan podium pertama dengan penampilan dominan, disusul Rifki A. (Puruk Cahu) di posisi kedua, dan Gibrael (Puruk Cahu) di tempat ketiga.
-
Kategori Putri: Reni (Muara Teweh) keluar sebagai yang tercepat, mengungguli Yuyu Cantika (Saripoi) di posisi kedua, dan Nurif Dhafwatul (Palangka Raya) di peringkat ketiga.
Selain persaingan di podium utama, magnet acara semakin kuat berkat total hadiah tunai senilai Rp21 juta serta tiga unit sepeda motor sebagai doorprize utama yang diperebutkan oleh ratusan peserta hingga akhir acara.
Kemeriahan acara ini turut dihadiri langsung oleh jajaran Forkopimda, di antaranya Bupati Murung Raya Heriyus, S.E., Sekretaris Daerah Lynda Kristiane, Wakil Ketua I DPRD Dina Maulidah, serta Ketua TP-PKK Warnita Heriyus.
Bupati Heriyus menegaskan ajang ini dirancang sebagai langkah strategis jangka panjang untuk membangun kualitas sumber daya manusia sekaligus menggerakkan roda ekonomi kreatif daerah.
“Run Murung Raya bukan sekadar lomba lari, tetapi gerakan kolektif untuk mendorong budaya hidup sehat, mempererat silaturahmi, dan mempromosikan pariwisata. Kegiatan ini akan menjadi agenda tahunan untuk memacu prestasi olahraga daerah,” tegas Bupati Heriyus.
Melalui suksesnya penyelenggaraan edisi tahun ini, Puruk Cahu kian memantapkan posisinya sebagai destinasi sport tourism unggulan di Kalimantan Tengah—memadukan semangat olahraga, pariwisata perkotaan, dan pesan kuat tentang harmoni dalam keberagaman.
(Muslim)

