PALANGKA RAYA —  LENTERAKALIMANTAN.NET

Kabupaten Murung Raya sukses mengukuhkan posisinya sebagai kiblat baru potensi daerah di Kalimantan Tengah. Stan pameran kabupaten berjuluk Bumi Tana Malai Tolung Lingu ini dinobatkan sebagai Juara I Stan Terbaik dalam ajang bergengsi Kalteng Expo 2026 yang digelar di halaman GOR Indoor Serbaguna, Palangka Raya, Sabtu, 23 Mei 2026.

Langkah taktis Pemerintah Kabupaten Murung Raya menyulap ruang pameran menjadi etalase kebudayaan dan ekonomi kreatif, berhasil memikat perhatian dewan juri serta ribuan pengunjung. Stan ini tidak sekadar memamerkan ruang kosong, melainkan mengintegrasikan hilirisasi produk UMKM, kerajinan khas, pertunjukan budaya lokal, hingga visualisasi potensi wisata unggulan daerah secara interaktif.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Murung Raya, Roy Cahyadi, menegaskan bahwa pencapaian ini bukan sekadar mengejar piala bergilir. Penghargaan ini merupakan buah dari orkestrasi matang antara birokrasi, pelaku usaha, dan pengrajin lokal.

“Prestasi ini adalah hasil kerja sama dan semangat bersama. Kami ingin menampilkan Murung Raya sebagai daerah yang kaya budaya, kreatif, dan memiliki produk unggulan yang mampu bersaing,” ujar Roy Cahyadi, Sabtu, 23 Mei 2026.

Roy menambahkan, ajang Kalteng Expo sengaja dibidik sebagai instrumen geopolitik ekonomi daerah untuk menjaring modal luar. “Keikutsertaan di Kalteng Expo bukan sekadar pameran, tetapi juga sarana promosi untuk menarik investor dan memperluas pasar produk lokal,” katanya menegaskan.

Apresiasi tinggi juga datang dari pucuk pimpinan daerah. Bupati Murung Raya, Heriyus, menilai kemenangan ini menjadi bahan bakar baru bagi seluruh pemangku kepentingan untuk tidak cepat berpuas diri dalam menggali kekayaan daerah yang belum terekspos.

“Terima kasih kepada seluruh Perangkat Daerah, pelaku UMKM, seniman, dan masyarakat yang telah memberikan kontribusi terbaik untuk Kabupaten Murung Raya,” tutur Heriyus.

Menurut Heriyus, predikat Juara I Stan Terbaik ini harus dikonversi menjadi motivasi jangka panjang untuk terus mempromosikan potensi daerah secara agresif di kancah nasional maupun internasional.(Lkg)

Bagikan: