PURUK CAHU,LENTERAKALIMANTAN.NET —
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Murung Raya mencecar laporan realisasi anggaran pemerintah daerah dalam Rapat Paripurna Ke-2 Masa Sidang II Tahun 2026 yang digelar di Aula Paripurna DPRD, Jalan Gatot Subroto, Puruk Cahu, Jumat (5/6/2026). Rapat legislatif ini menjadi panggung bagi fraksi-fraksi untuk membedah dan menyampaikan pemandangan umum yang kritis terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025.
Rapat krusial yang menguji transparansi keuangan daerah ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua I DPRD Murung Raya, Hj. Dina Maulidah, S.H.I. Sebanyak 16 dari 25 anggota legislatif hadir memastikan kuorum terpenuhi. Sementara dari sisi eksekutif, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Drs. Sarwo Mintarjo hadir mewakili Bupati Murung Raya Heriyus Midel Yoseph, S.E., dan Wakil Bupati H. Rahmanto Mohidin, S.H.I. Jalannya sidang juga disaksikan oleh jajaran Forkopimda dan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Dalam sesi pemandangan umum yang berlangsung dinamis, seluruh fraksi di DPRD melemparkan catatan strategis dan rekomendasi tajam terkait penggunaan anggaran setahun lalu. Menanggapi gelombang evaluasi dari parlemen, pemerintah daerah berjanji tidak akan menutup mata.
“Pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk menindaklanjuti seluruh masukan dari fraksi-fraksi. Ini adalah bentuk perbaikan nyata demi tata kelola keuangan yang lebih transparan dan akuntabel ke depan,” tegas Pj Sekda Sarwo Mintarjo di hadapan sidang.
Secara konstitusional, evaluasi dan pembongkaran laporan keuangan ini merupakan amanat dari Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Melalui mekanisme pengawasan ketat ini, DPRD berfungsi sebagai benteng untuk memastikan setiap rupiah dari kebijakan anggaran yang telah dijalankan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum dan moral kepada seluruh masyarakat Murung Raya.
Kendati dihujani catatan kritis, bertemunya unsur eksekutif dan legislatif dalam rapat paripurna ini memperlihatkan sinergi check and balances yang hidup di Murung Raya. Langkah ini diharapkan mampu mengikis potensi kebocoran anggaran demi mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat.
Pemerintah Kabupaten Murung Raya
_Kolaborasi Kuat, Keuangan Akuntabel, Masyarakat Sejahtera._
Suara Akar Rumput











