MURUNG RAYA LENTERAKALIMANTAN.NET-

Kepolisian Resor (Polres) Murung Raya mengubah momentum Idul Adha 1447 H menjadi panggung perekat sosial. Sebanyak 750 paket daging hewan kurban didistribusikan langsung kepada masyarakat yang membutuhkan pada Rabu (27/5/2026). Langkah ini diambil sebagai upaya nyata mengikis jarak dan memperkuat solidaritas antara aparat penegak hukum dengan warga akar rumput.

Dipimpin langsung oleh Kapolres Murung Raya, AKBP Franky M. Monathen, S.I.K., prosesi penyembelihan hingga distribusi logistik daging kurban dilakukan dengan melibatkan personel kepolisian dan warga sekitar secara gotong royong. Pola distribusi ini sengaja dirancang untuk menciptakan interaksi dua arah yang hangat, jauh dari kesan birokratis yang kaku.

Dalam prosesi tersebut, Kapolres Murung Raya menegaskan bahwa esensi dari kegiatan ini bukan sekadar ritual pembagian komoditas pangan, melainkan investasi sosial untuk membangun kepercayaan publik (public trust).

“Melalui momentum Idul Adha ini, kami berharap silaturahmi semakin erat, kepedulian sosial tumbuh, dan Polri hadir lebih dekat serta bermanfaat bagi masyarakat,” ujar pihak Polres Murung Raya.

Untuk memastikan akurasi dan tepat sasaran, berikut adalah struktur operasional kegiatan kurban Polres Murung Raya tahun ini:

  • Volume Logistik: 750 Paket Daging Kurban siap edar.

  • Target Sasaran: Warga prasejahtera, kaum dhuafa, dan masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan mapolres.

  • Metode Eksekusi: Penyembelihan dilakukan kolektif di area yang telah disterilisasi, dilanjutkan dengan pembagian berbasis kupon dan sistem door-to-door untuk menghindari kerumunan massal.

Aksi sosial di Hari Raya Kurban ini merefleksikan pergeseran paradigma Polri dalam memandang fungsi kamtibmas. Di wilayah hukum Murung Raya, pendekatan preventif dan humanis kini lebih dikedepankan.

Melalui kolaborasi fisik saat mengolah daging kurban, polisi tidak lagi memosisikan diri hanya sebagai penegak hukum yang berjarak, melainkan sebagai mitra strategis komunitas dalam memperkokoh solidaritas sosial pasca-pandemi dan di tengah tantangan ekonomi global saat ini.(tim)

Bagikan: