BANJARBARU LENTERAKALIMANTAN.NET
Ajang olahraga multicabang yang memadukan ketahanan lari dan bersepeda, Banua Duathlon Challenge (BDC) 2026, siap kembali menguji stamina para atlet pada 29–30 Agustus mendatang di Kebun Raya Banua, Banjarbaru. Memasuki tahun keempat penyelenggaraannya, perhelatan ini mencatatkan lonjakan antusiasme yang luar biasa.
Kuota sebanyak 120 atlet yang disiapkan panitia habis diserbu pendaftar hanya dalam kurun waktu dua hari sejak pendaftaran resmi dibuka. Angka ini meningkat dibanding penyelenggaraan tahun sebelumnya yang diikuti sekitar 100 peserta.
Ketua Federasi Triathlon Indonesia (FTI) Kalimantan Selatan, Budiono, menyambut positif tren peningkatan minat terhadap olahraga duathlon dan triathlon di tanah Banua.
“Peserta tahun ini mencapai 120 atlet, meningkat dari tahun lalu. Pendaftarannya juga habis dalam dua hari. Ini menunjukkan antusiasme atlet terhadap BDC semakin tinggi,” ujar Budiono, Kamis (20/8/2026).
Rangkaian BDC 2026 kian semarak karena digelar beriringan dengan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) serta ajang BDC Running. Tiga nomor utama yang dipertandingkan meliputi duathlon, aquathlon, dan running. Persaingan di kategori BDC Open dipastikan memanas seiring bergabungnya deretan atlet nasional asal Jawa Timur, Jawa Barat, hingga Sumatera Selatan.
“Kehadiran atlet nasional tentu membuat persaingan semakin menarik sekaligus menjadi ajang menimba pengalaman bagi atlet-atlet daerah kita,” tambah Budiono.
Penyelenggaraan BDC yang digagas Pemprov Kalsel melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalsel ini dirancang tidak sekadar sebagai kawah candradimuka pembinaan atlet, tetapi juga sebagai pendorong sport tourism. Pemilihan Kebun Raya Banua sebagai arena lomba diharapkan mampu mempromosikan potensi pariwisata daerah ke tingkat nasional maupun internasional(mckalsel/lnk).

