
PURUK CAHU — LENTERAKALIMANTAN.NET Pemerintah Daerah Kabupaten Murung Raya mengajak seluruh lapisan masyarakat menjadikan peringatan Gerakan 30 September/Partai Komunis Indonesia (G30S/PKI) sebagai momentum refleksi sejarah untuk memperkokoh persatuan dan keutuhan bangsa.
Himbauan tersebut disampaikan oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Murung Raya, Sarwo Mintarjo, mewakili pemerintah daerah dalam rangka memperingati peristiwa sejarah tahun 1965 tersebut. Menurutnya, momentum historis ini menjadi ajang untuk mengenang kembali pengorbanan para Pahlawan Revolusi yang gugur demi mempertahankan ideologi Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Bangsa Indonesia adalah bangsa yang religius, berketuhanan, menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, persatuan, dan cinta damai. Sejarah G30S/PKI harus menjadi pelajaran berharga untuk memperkuat wawasan kebangsaan dan semangat nasionalisme,” kata Sarwo Mintarjo.
Sarwo menegaskan nilai-nilai dasar Pancasila harus terus dihayati di tengah dinamika masyarakat. Ia mengimbau seluruh elemen warga Murung Raya untuk menjadikan peristiwa masa lalu sebagai dorongan moral dalam meminimalkan perbedaan dan mengedepankan kebersamaan.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya menjaga kerukunan serta toleransi antarsegara sebagai modal utama pembangunan di daerah.
“Mari kita bersatu, bergandengan tangan, saling menghormati dalam keberagaman. Dengan kebersamaan, kita akan mewujudkan kehidupan yang lebih baik, harmonis, dan maju dalam membangun Kabupaten Murung Raya yang kita cintai,” ujarnya.
Melalui peringatan ini, Pemerintah Kabupaten Murung Raya berharap kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya menjaga nilai-nilai kebangsaan dan kondusivitas wilayah terus meningkat.
(Muslim)

