
LAUNG TUHUP — LENTERAKALIMANTAN.NET-
Warga RT 07 Kelurahan Batu Bua, Kecamatan Laung Tuhup, Kabupaten Murung Raya, turun ke jalan membawa cangkul dan peralatan seadanya. Mereka berswadaya memperbaiki akses jalan lingkungan yang selama ini berlubang dan becek setiap kali hujan turun—kondisi yang kerap melumpuhkan mobilitas harian dan aktivitas ekonomi masyarakat di pedalaman Sungai Laung tersebut.
Aksi swadaya ini mendapat sokongan penuh dari Sekretaris Komisi II DPRD Murung Raya, H. Barlin, S.E. Anggota legislatif dari Fraksi PKS Dapil II tersebut memasok bantuan semen, material pasir, hingga dana operasional agar pengerjaan jalan berjalan tuntas.
“Bantuan ini kami salurkan untuk semen, pasir, dan termasuk bea operasional lainnya. Kami ingin gotong royong warga tidak terkendala karena kekurangan material. Ketika warga sudah mau bersatu dengan cangkul dan tenaga, maka kita wajib hadir mencukupkan kebutuhannya,” ujar Barlin,Minggu (4/10/26)
Menurut Barlin, Kelurahan Batu Bua merupakan salah satu wilayah yang masyarakatnya masih memegang teguh tradisi gotong royong Handep Haduhup Huang Ije Kapakat—falsafah lokal tentang semangat saling memikul beban bersama dalam satu kesepakatan demi tujuan bersama.
Ia menekankan, perbaikan jalan di RT 07 menjadi contoh konkret pembangunan berbasis komunitas (bottom-up) yang digerakkan oleh kekuatan budaya lokal. Suntikan material dan dana tersebut disalurkan untuk memperkuat kerja bakti warga, bukan menggantikan peran aktif masyarakat.
“Bantuan dana yang diberikan bukan untuk mengambil alih peran warga, melainkan untuk memperkuat semangat Handep Haduhup agar hasilnya lebih kokoh, lebih layak, dan lebih tahan lama,” tegasnya.
Dukungan pasokan material tersebut disambut antusias oleh warga RT 07. Dengan kecukupan bahan bangunan dan biaya operasional, proses pengerjaan fisik jalan dapat dipacu lebih cepat sehingga jalan layak pakai bisa segera diakses publik.
(Muslim)

