PURUK CAHU — LENTERAKALIMANTAN.NET-

Kekayaan hayati hutan Kabupaten Murung Raya menyimpan potensi pangan dan kesehatan yang melimpah, salah satunya adalah jamur kuping hitam. Anggota Komisi I DPRD Murung Raya, Imanudin, menyoroti kelimpahan bibit jamur super ini yang dinilai belum tergarap optimal oleh masyarakat setempat.

Menurut Imanudin, jamur kuping hitam bukan sekadar bahan olahan sayur pelengkap nasi yang kaya vitamin dan gizi, melainkan juga memiliki nilai medis yang tinggi.

“Selain sebagai bahan pangan bergizi, jamur ini berkhasiat sebagai obat tradisional untuk melancarkan peredaran darah dan mencegah penyakit jantung,” ujar legislator yang membidangi sektor Pendidikan dan Kesehatan tersebut, Sabtu (10/10/26)

Ia menegaskan keanekaragaman hayati hutan Murung Raya—mulai dari akar kayu hingga dedaunan obat—harus terus dilindungi dari ancaman kepunahan. Namun, ia juga mengimbau agar pemanfaatan tanaman obat hutan tetap dilakukan secara hati-hati.

“Berbagai jenis tumbuhan seperti akar kayu dan daun yang ada di hutan kita berkhasiat obat. Ini harus kita lindungi sebelum punah. Perlu petunjuk dari tokoh atau ahlinya sebelum digunakan demi mengantisipasi risiko,” tegas Imanudin.

(muslim)