BANJARMASIN, LENTERAKALIMANTAN.NET —
Ancaman krisis air bersih dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai menekan kehidupan warga di Kota Banjarmasin dan wilayah perbatasannya. Merespons dampak kekeringan yang kian meluas, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banjarmasin menyatakan kesiapannya mengerahkan personel dan armada pendukung guna menopang penanganan darurat di lapangan.
Komitmen tersebut ditegaskan oleh Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Riza Muttaqin, usai mendengarkan langsung keluhan dari berbagai elemen masyarakat—mulai dari pengemudi ojek online hingga organisasi kemasyarakatan Perpedayak dan Batamad—di sela-sela kegiatan Gerakan Pangan Murah di Mapolresta Banjarmasin, Rabu (21/10/2026) pagi.
Riza mengungkapkan bahwa dampak kekeringan kini tidak lagi hanya dirasakan di pusat kota, tetapi telah meluas hingga ke kawasan pinggiran dan perbatasan.
“Dampak kekeringan dan krisis air bersih turut dirasakan masyarakat di berbagai kawasan, bahkan hingga wilayah perbatasan Kota Banjarmasin,” ujar Riza.
Sebagai langkah konkrit penanganan krisis air bersih, Polresta Banjarmasin telah berkoordinasi dengan instansi teknis untuk mendistribusikan bantuan air melalui penyediaan tangki dan tandon air di titik-titik krusial.
Kendati penanggulangan karhutla dan krisis air secara reguler merupakan domain Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta instansi terkait lainnya, Riza menegaskan Kepolisian mengambil sikap proaktif untuk menerjunkan fasilitas pendukung.
Salah satu sarana vital yang disiagakan adalah unit water cannon berkapasitas 4.000 liter. Armada ini disiapkan untuk membendung eskalasi karhutla di titik-titik yang terjangkau. Meski demikian, pengerahan kendaraan taktis tersebut tetap memperhitungkan kendala teknis di lapangan.
“Penggunaan armada water cannon harus mempertimbangkan kondisi medan, kekuatan jembatan, serta keterbatasan akses di kawasan pemukiman padat,” jelas Riza.
Sementara itu, untuk penanganan darurat di kawasan perbatasan rawan karhutla—seperti wilayah Manarap, Kabupaten Banjar—Polresta Banjarmasin menerjunkan Polsek Banjarmasin Timur untuk melakukan penanganan (back up) berkolaborasi dengan BPBD serta relawan pemadam kebakaran setempat.
Menutup pernyataannya, Riza mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, menjaga lingkungan dari potensi pemicu kebakaran, serta memperkuat mitigasi berbasis komunitas. Ia juga mengajak masyarakat memanjatkan doa agar curah hujan segera meningkat sehingga ancaman kekeringan di Banjarmasin dan sekitarnya dapat mereda.


