
BANJARMASIN LENTERAKALIMANTAN.NET
Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, mengimbau seluruh elemen masyarakat, perguruan tinggi, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk memperkuat sinergi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kondusivitas wilayah dinilai menjadi fondasi utama kelancaran roda pembangunan di Kalimantan Selatan.
Himbauan ini ditegaskan H. Muhidin dalam forum silaturahmi yang diinisiasi oleh Kepolisian Daerah Kalsel di Banjarmasin, Senin (26/10/2026). Gubernur turut menyampaikan apresiasi tinggi atas soliditas Polda Kalsel dan jajaran Forkopimda dalam memelihara stabilitas keamanan Banua.
H. Muhidin menegaskan posisi perguruan tinggi sebagai mitra strategis Pemprov Kalsel. Kontribusi pemikiran akademis sangat dibutuhkan untuk menjawab berbagai tantangan daerah, seperti mitigasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), penanganan bencana, hingga penyiapan SDM unggul. Ia mencontohkan keberadaan Pusat Studi Kepolisian Universitas Lambung Mangkurat (ULM) sebagai modal riset terapan bagi perumusan kebijakan publik dan penegakan hukum.
“Dalam konteks pembangunan daerah, tentu kami memandang universitas dan perguruan tinggi sebagai mitra kerja pemerintah provinsi,” tegas H. Muhidin, Senin (26/10/2026).
Di sisi lain, Gubernur mendukung keterbukaan iklim demokrasi dan daya kritis akademisi kampus. Ia menjamin hak masyarakat dan mahasiswa dalam menyampaikan aspirasi, sekaligus menginstruksikan para pimpinan perguruan tinggi untuk memfasilitasi dialog publik yang konstruktif dan aman.
“Yang perlu kita jaga bersama adalah agar penyampaian itu tetap aman bagi semua pihak, termasuk bagi mereka yang menyampaikan kritik, saran, dan masukan,” ujarnya(mckalsel/lnk).

