Mahasiswa Pendidikan IPS ULM mengemas sejumlah jas hujan sebelum melaksanakan aksi sosial di sekitar kampus ULM, Banjarmasin, Jumat (30/10/2026).

Banjarmasin – LENTERAKALIMANTAN.NET
Mahasiswa Program Studi Pendidikan IPS, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Lambung Mangkurat (ULM), menggelar aksi sosial dengan menawarkan jas hujan seharga Rp2.000 per buah kepada pengemudi ojek online di sekitar kampus ULM, Jumat (30/10/2026) pukul 11.00 WITA.

Sebelum melaksanakan kegiatan, mahasiswa terlebih dahulu menyiapkan sejumlah jas hujan yang akan dibagikan kepada para ojek online. Menjelang memasuki bulan November yang identik dengan musim penghujan, jas hujan dipilih sebagai perlengkapan yang dinilai bermanfaat bagi pengemudi ojek online.

Pemilihan tersebut didasarkan pada kondisi pekerjaan mereka yang mengharuskan tetap berkendara di jalan meskipun menghadapi cuaca yang tidak menentu.

‎Setelah selesai mengemas sejumlah jas hujan yang akan ditawarkan, mahasiswa mendatangi sejumlah pengemudi ojek online yang sedang menunggu orderan di sekitar kampus. Mereka terlebih dahulu menyapa dan menanyakan kesediaan pengemudi untuk meluangkan waktu sejenak sebelum menyampaikan maksud kedatangan. Setelah mendapat izin, mahasiswa menjelaskan bahwa jas hujan tersebut ditawarkan dengan harga Rp2.000 per buah.
‎Mahasiswa Pendidikan IPS ULM menawarkan jas hujan kepada pengemudi ojek online di sekitar kampus ULM, Banjarmasin, Jumat (30/10/2026).

‎Pengemudi yang menunjukkan ketertarikan diberikan kesempatan untuk memeriksa jas hujan sebelum memutuskan untuk membeli. Bagi pengemudi yang bersedia, transaksi dilakukan dengan membayar Rp2.000 untuk setiap jas hujan. Proses penawaran berlangsung secara langsung kepada pengemudi lainnya hingga seluruh jas hujan yang dibawa habis terjual.

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial mahasiswa terhadap masyarakat, khususnya para pekerja lapangan yang memiliki risiko terpapar hujan saat menjalankan aktivitasnya. Melalui penawaran jas hujan dengan harga terjangkau, mahasiswa berupaya membantu pengemudi ojek online memperoleh perlengkapan pelindung saat berkendara. Selain memberikan manfaat secara langsung, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk membangun interaksi dengan masyarakat serta menumbuhkan rasa empati dan tanggung jawab sosial