BANJARBARU LENTERAKALIMANTAN.NET

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) bekerja sama dengan Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) serta Lomba Paduan Suara Mars PKK Tingkat Provinsi di Gedung KH Idham Chalid, Kantor Gubernur Kalsel, Banjarbaru, Rabu (5/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan.

Ketua TP PKK Kalsel, Hj. Fathul Jannah Muhidin, mengatakan lomba B2SA merupakan upaya mendorong pemberdayaan masyarakat sekaligus membudayakan pola konsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman untuk mewujudkan keluarga sehat, aktif, serta produktif.

“Lomba ini menjadi wadah edukasi, kreativitas, dan inovasi dalam menyusun menu makanan berbasis potensi pangan lokal yang melimpah di daerah kita. Tantangan ketahanan pangan saat ini tidak hanya pada ketersediaan bahan pangan, tetapi juga bagaimana membangun pola konsumsi keluarga yang seimbang secara gizi,” ujarnya.

Ia menambahkan, berbagai komoditas pangan lokal seperti singkong, jagung, talas, ikan sungai, hingga aneka sayuran khas Banua memiliki nilai gizi tinggi dan dapat diolah menjadi menu sehat. Karena itu, kader PKK dan Posyandu dinilai memiliki peran strategis dalam mengedukasi masyarakat agar lebih memanfaatkan potensi pangan lokal.

Selain lomba B2SA, Fathul Jannah menyebut Lomba Paduan Suara Mars PKK menjadi sarana mempererat silaturahmi, meningkatkan kekompakan, sekaligus memperkuat semangat pengabdian kader PKK dalam menjalankan 10 Program Pokok PKK.

“Saya berharap seluruh peserta menjadikan kegiatan ini sebagai ajang berbagi pengalaman dan memperkuat komitmen membangun keluarga yang sehat dan kuat dimulai dari dapur sendiri,” katanya.

Sementara itu, Kepala DPKP Kalsel, Syamsir Rahman, menjelaskan kedua lomba diikuti TP PKK dari 13 kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan. Lomba Cipta Menu B2SA difokuskan pada penyusunan menu bergizi berbasis pangan lokal untuk balita dan ibu hamil sebagai bagian dari percepatan penurunan angka stunting.

“Melalui lomba ini kita ingin melihat bagaimana pengembangan menu bergizi yang memanfaatkan bahan pangan lokal. Banyak bahan seperti waluh, teratai, tanaman paku, dan berbagai sayuran lokal lainnya yang memiliki nilai gizi tinggi serta mudah diperoleh masyarakat,” ungkapnya.

Syamsir menambahkan, Lomba Mars PKK juga menjadi bagian dari pembinaan kader agar kualitas penampilan terus meningkat, terutama bagi kepengurusan baru di daerah. Pada kesempatan tersebut, Pemprov Kalsel juga mengusulkan diri menjadi tuan rumah Lomba B2SA dan Lomba Mars PKK tingkat nasional.

“Kalimantan Selatan siap menjadi tuan rumah kegiatan nasional. Ini menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi pangan lokal sekaligus memperkuat gerakan ketahanan pangan berbasis sumber daya daerah,” ujarnya.

Pada akhir kegiatan, Kabupaten Balangan meraih Juara I Lomba Cipta Menu B2SA, disusul Kota Banjarbaru sebagai Juara II dan Kota Banjarmasin sebagai Juara III. Sementara Harapan I diraih Kabupaten Tapin, Harapan II Kabupaten Barito Kuala, Harapan III Kabupaten Tabalong, serta Juara Favorit Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

Pada Lomba Paduan Suara Mars PKK, Kabupaten Balangan kembali menjadi Juara I, disusul Kabupaten Tanah Bumbu sebagai Juara II dan Kabupaten Tabalong sebagai Juara III. Harapan I diraih Kabupaten Hulu Sungai Utara, Harapan II Kabupaten Hulu Sungai Selatan, dan Harapan III Kabupaten Tapin.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berharap gerakan konsumsi pangan B2SA berbasis potensi lokal semakin membudaya di masyarakat sekaligus memperkuat peran PKK sebagai mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan, gizi keluarga, dan ketahanan pangan daerah(mckalsel/lnk).

Bagikan: