​BANJARBARU LENTERAKALIMANTAN.NET

Kontingen Kota Banjarbaru keluar sebagai juara umum dalam Kejuaraan Atletik Penyandang Disabilitas Tuli Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) 2026 yang resmi ditutup pada Minggu (25/10/2026). Kota Idaman mengunci takhta tertinggi setelah memboyong 3 medali emas dan 3 perunggu dari total 64 atlet yang berlaga mewakili 9 kabupaten/kota.

​Posisi runner-up diraih Kota Banjarmasin dengan raihan 2 emas, 1 perak, dan 1 perunggu, disusul Kabupaten Balangan di peringkat ketiga (2 emas, 1 perak). Tempat keempat ditempati Hulu Sungai Utara (1 emas, 2 perak, 1 perunggu), sedangkan Kabupaten Banjar dan Tapin menyusul di posisi kelima dan keenam. Sementara Tanah Bumbu, Hulu Sungai Tengah, dan Tanah Laut masing-masing mengamankan 1 perunggu.

​Ketua Perkumpulan Atlet Tunarungu Indonesia (Patrin) Kalsel, Rizal Hawari, mengutarakan bahwa ajang yang mempertandingkan nomor lari 100m, lari 800m, lompat jauh, dan tolak peluru ini menjadi sarana pemetaan serta seleksi atlet potensial Banua menuju kejuaraan nasional 2027.

​“Melalui kejuaraan ini, kami dapat melihat potensi atlet dari masing-masing daerah. Harapannya, pembinaan semakin ditingkatkan sehingga atlet-atlet tuli Kalimantan Selatan bisa lebih siap dan mampu bersaing pada kejuaraan nasional 2027,” tegas Rizal, Minggu (25/10/2026).

​Pemerintah Provinsi Kalsel melalui Kabid Pembudayaan Olahraga Dispora Kalsel, M. Anugrah, turut menyampaikan apresiasinya atas keberhasilan gelaran ini. Dispora Kalsel berkomitmen mendukung keberlanjutan kompetisi olahraga disabilitas secara konsisten demi menjamin pemerataan pembinaan atlet bertalenta khusus di seluruh wilayah Kalimantan Selatan(mckalsel/lnk).