
BANJARBARU — LENTERAKALIMANTAN.NET-
Pengelolaan keuangan rumah tangga dan ancaman penyakit menular seperti HIV/AIDS menjadi fokus utama dalam peningkatan kapasitas para kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di Kalimantan Selatan. Langkah strategis ini ditegaskan saat Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalsel, Hj. Fathul Jannah Muhidin, membuka Jambore Kader PKK Tingkat Provinsi Kalsel Tahun 2026 di Hotel Novotel Banjarbaru pada Senin pagi, 14 September 2026.
Mengusung tema “Dari Kader untuk Banua, Membangun Keluarga Berkualitas”, ajang yang berlangsung selama tiga hari hingga Rabu, 16 September 2026 ini menghimpun 130 kader perwakilan dari 13 kabupaten dan kota se-Kalimantan Selatan.
Fathul Jannah menekankan bahwa materi pelatihan yang dirancang dalam jambore ini bersentuhan langsung dengan dinamika dan risiko riil yang dihadapi keluarga modern. Menurutnya, pemahaman finansial dan kesehatan mendasar merupakan fondasi utama dalam menciptakan ketahanan keluarga di tingkat akar rumput.
“Ulun mengajak kita semua untuk menjadikan jambore ini sebagai ruang belajar sekaligus ruang silaturahmi. Melalui kegiatan ini, kita menambah pengetahuan, mengasah kemampuan, dan saling menumbuhkan motivasi bagi sesama kader PKK,” kata Fathul Jannah.
Istri Gubernur Kalsel tersebut menginstruksikan agar seluruh ilmu yang didapat selama kegiatan tidak berhenti pada peserta saja, melainkan ditransmisikan secara berjenjang hingga ke unit terkecil masyarakat.
“Ulun minta seluruh materi itu dibawa pulang sampai ke Dasawisma. Pengetahuan tentang keuangan menjaga keluarga dari jeratan utang, dan pengetahuan tentang HIV/AIDS menjaga keluarga kita,” tegasnya.
Ia menegaskan, keberhasilan program pembangunan yang dirancang pemerintah daerah sangat bergantung pada keaktifan para kader di lapangan. “Kader adalah ujung tombak gerakan PKK. Program sebaik apa pun yang disusun di tingkat provinsi tidak akan sampai ke keluarga apabila tidak digerakkan oleh kader di Dasawisma,” kata Fathul Jannah menambahkan, sembari menyampaikan apresiasi atas kesungguhan para peserta.
Dalam momentum yang sama, Fathul Jannah didampingi Wakil Ketua TP PKK Kalsel, drg. Hj. Ellyana Trisya Hasnuryadi, meresmikan program inovasi PKK Bekula (Bepanderan Keluarga). Program dengan kredo “Bersama Keluarga, Untuk Keluarga” ini difungsikan sebagai wadah komunikasi interaktif guna menguatkan struktur ketahanan keluarga di Banua.
Ketua Pelaksana Jambore sekaligus Sekretaris TP PKK Kalsel, Dra. Hj. Rachmah Norlias, menjelaskan kegiatan ini memadukan edukasi substansial dengan pendekatan kebudayaan lokal untuk membangun keakraban antarpeserta.
“Selama pelaksanaan jambore, para peserta mengikuti berbagai kegiatan, mulai dari penyampaian materi dan penyuluhan koperasi, penampilan kontingen, bepantun, fashion show, hingga pertunjukan madihin,” ujar Rachmah.
Rangkaian pembukaan ditandai dengan sajian seni Tari Kreasi Baayun-ayun dari Sanggar Idaman Banjarbaru. Acara ini turut dihadiri oleh Ketua Bidang I TP PKK Kalsel Hj. Masrupah Syarifuddin, jajaran pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kalsel, Dekranasda, pimpinan organisasi wanita, serta para kepala SKPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. (adpim/Sugi)

