Keterangan foto: Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Murung Raya, H. Barlin, 

Puruk Cahu, LENTERAKALIMANTAN.NET —

Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Murung Raya, H. Barlin, mengimbau seluruh elemen pemerintah dan masyarakat untuk menghentikan friksi politik akibat perbedaan pandangan. Ia menegaskan, polarisasi yang dibiarkan berlarut berisiko menjadi sekat yang menghambat laju pembangunan di daerah berjuluk Bumi Tana Malai Tolung Lingu tersebut.

Hal itu disampaikan Barlin di Puruk Cahu, Minggu, 6 September 2026. Menurutnya, dinamika dan perbedaan pendapat merupakan hal lumrah dalam demokrasi. Namun, dinamika tersebut tidak boleh mengorbankan kepentingan publik.

“Perbedaan dalam pandangan dan berpendapat itu lumrah selama tidak ada pihak yang dirugikan. Sebagai warga negara yang baik, jauh lebih elegan jika kita menyatukan arah untuk satu tujuan: mewujudkan daerah yang adil dan sejahtera bagi seluruh rakyat,” tegas Barlin.

Barlin menyentil pola komunikasi antar-pemangku kepentingan yang kerap terjebak pada perbedaan kepentingan. Ia mendesak jajaran eksekutif, legislatif, hingga masyarakat sipil untuk kembali mengedepankan rasionalitas serta semangat gotong royong.

Tanpa kolaborasi yang solid, Barlin menilai berbagai program pembangunan yang dirancang pemerintah daerah akan kehilangan daya ungkit dan gagal menjangkau masyarakat hingga ke pelosok.

“Mari perbanyak persamaan, perkecil perbedaan. Tempuh jalan lurus dengan pandangan positif. Karena hanya dengan cara itu pembangunan daerah akan benar-benar bermuara pada kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Legislator senior ini juga mengkritik kecenderungan pejabat publik yang hanya berburu popularitas ketimbang dampak nyata kebijakan. Barlin mengingatkan bahwa tolok ukur kinerja pelayan publik tercermin dari seberapa luas manfaat yang dirasakan masyarakat, bukan dari sorak sorai politik.

“Yang kita cari bukan sorak sorai, tapi seberapa banyak ilmu dan hikmah yang kita tuai dari setiap perjuangan. Bukan soal berapa besar yang kita kumpulkan hari ini, tapi seberapa luas manfaat yang kita titipkan untuk diri dan sesama,” kata Barlin.

Di akhir pernyataannya, ia menekankan pentingnya moralitas, karakter, dan keseimbangan spiritual bagi para pemangku kebijakan agar integritas pembangunan Murung Raya tetap terjaga.

“Berjuanglah sekuat tenaga seakan kita akan hidup selamanya. Namun beramallah dan beribadahlah seakan esok adalah hari terakhir kita,” pungkasnya. (Muslim)

"Jabatan itu amanah untuk memberi manfaat luas, bukan sekadar berburu popularitas," tegasnya.

#MurungRaya #DPRDMurungRaya #PembangunanDaerah #BeritaKalteng #KebijakanPublik