Foto kenangan bersama Almarhum H.Rudi Arifin

BANJARMASIN —  LENTERAKALIMANTAN.NET

Berita duka menyelimuti masyarakat Kalimantan Selatan. Mantan Gubernur Kalsel periode 2005–2015, H. Rudy Ariffin, tutup usia setelah berjuang melawan sakit yang dideritanya. Berpulangnya tokoh Banua di usia 73 tahun, almarhum dikenal dekat dengan rakyat.Hal ini memicu gelombang rasa duka mendalam dari berbagai kalangan, mulai dari pejabat publik, pelaku usaha, hingga aktivis organisasi kemasyarakatan.

Kabar meninggalnya mantan orang nomor satu di Kalsel tersebut mengejutkan banyak pihak. Salah satu ungkapan duka datang dari Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Garda Taruna Nusantara (Gantara) Kalsel, Heriyanto.

“Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Kami atas nama warga masyarakat Kalimantan Selatan mengucapkan turut berbelasungkawa atas meninggalnya Gubernur Kalsel periode 2005–2015, Bapak Haji Rudy Ariffin. Semoga beliau ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah SWT,” kata Heriyanto, yang akrab disapa Anto saat ditemui di acar tasmiyah dan akikah salah satu rekan media online di Kabupaten Banjar, Minggu (6/9).

Anto mengenang Rudy Ariffin sebagai sosok pemimpin yang tegas, berintegritas, dan meninggalkan warisan pembangunan yang signifikan bagi Banua selama dua periode kepemimpinannya.

“Beliau orang baik, kepemimpinannya sangat baik dan tegas. Di bawah kepemimpinan beliau, banyak pembangunan yang berhasil direalisasikan di Kalimantan Selatan. Kami meyakini beliau adalah salah satu gubernur terbaik yang pernah memimpin provinsi ini,” ujar Anto.

Ia juga menyampaikan doa agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta keikhlasan menghadapi musibah ini.

“Kepada keluarga Almarhum semoga diberikan ketabahan dan keihklasan dalam menerima musibah ini Aamiin,” tandasnya. (Lenka)