MURUNG RAYALENTERAKALIMANTAN.NET-

Akselerasi pembangunan dan pemangkasan ketertinggalan daerah di berbagai sektor menjadi fokus utama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Murung Raya. Kunci utama untuk mencapai target tersebut dinilai terletak pada soliditas gotong royong dan penguatan kolaborasi multipihak secara konkret di lapangan.

Hal itu ditegaskan oleh Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Murung Raya, H. Barlin, S.E. Menurutnya, percepatan pembangunan di sektor ekonomi, infrastruktur, hingga pelayanan publik tidak akan berjalan optimal tanpa adanya semangat kebersamaan yang terintegrasi.

“Gotong royong adalah satu kunci percepatan. Dengan semangat kebersamaan, kita bisa mengejar target dan memperkecil ketertinggalan di segala segi—ekonomi, infrastruktur, hingga pelayanan publik,” ujar Barlin kepada wartawan, Sabtu (18/7).

Barlin menyoroti tantangan geografis dan sosial-ekonomi di Murung Raya yang kompleks. Ia menegaskan bahwa pola kerja linier atau bekerja sendiri-sendiri oleh masing-masing instansi sudah tidak lagi relevan dalam menjawab kebutuhan masyarakat saat ini.

Komisi II yang membidangi kesejahteraan rakyat dan ekonomi berkomitmen penuh untuk mendorong program-program pembangunan yang berbasis pada partisipasi aktif warga. Sinergi ini harus melibatkan pemerintah daerah, DPRD, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sektor swasta, organisasi masyarakat, hingga komunitas di akar rumput.

“Saya menyoroti pentingnya kolaborasi dari semua pihak untuk ambil bagian dan berperan sebagai subjek pembangunan. Pemerintah menyiapkan kebijakan, legislatif melakukan pengawasan, dan masyarakat menjadi pelaksana sekaligus pengawas di lapangan,” kata Barlin menjelaskan pembagian peran strategis tersebut.

Sebagai langkah konkret, Barlin merumuskan tiga pilar utama yang wajib diimplementasikan oleh seluruh pemangku kepentingan guna mempercepat realisasi target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD):

  • Kebersamaan dalam Perencanaan: Melibatkan masyarakat secara aktif sejak tahap awal perencanaan agar program yang dikerjakan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan riil di lapangan.

  • Keterbukaan dan Transparansi: Menjamin kemudahan akses publik terhadap informasi anggaran dan pelaksanaan kegiatan guna menghindari penyimpangan.

  • Tanggung Jawab Bersama: Memastikan setiap pihak mengambil peran aktif dan ikut menjaga keberlanjutan dampak dari program yang telah berjalan.

Di akhir penjelasannya, Barlin optimistis bahwa target-target daerah dapat dipenuhi secara lebih progresif jika seluruh elemen bergerak dalam ritme yang sama. Komisi II DPRD Murung Raya memastikan akan terus mengawal setiap kebijakan agar berorientasi pada dampak langsung bagi kesejahteraan warga, sekaligus mendorong gotong royong menjadi budaya kerja di birokrasi.

“Jika semua bergerak dengan satu irama, maka target RPJMD bisa tercapai lebih cepat. Ketertinggalan bukan takdir, tapi tantangan yang bisa kita jawab bersama,” pungkasnya.

(Muslim)

Bagikan: