
PURUK CAHU — LENTERAKALIMANTAN.NET-
Ratusan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dari seluruh penjuru Kabupaten Murung Raya berkumpul dalam Pertemuan Rutin Kelompok Kerja Guru (KKG) PAUD di Puruk Cahu, Kalimantan Tengah, Rabu (9/9/2026) pukul 10.31 WIB. Mengusung tema “Bersama Belajar, Berbagi dan Mewujudkan Guru PAUD yang Kreatif”, forum ini ditujukan untuk mentransformasi metode mengajar agar selaras dengan kebutuhan anak-anak di era digital.
Di tengah suasana dialog yang hangat dan penuh keakraban, para pendidik memanfaatkan forum ini sebagai ruang inkubasi ide alih-alih sekadar pertemuan formal. Narasumber sekaligus guru PAUD aktif Murung Raya, Sari Wahyuna, S.Pd., menegaskan bahwa KKG berfungsi sebagai wadah evaluasi serta pengembangan inovasi pembelajaran secara mandiri.
“KKG ini bukan tempat menggugurkan kewajiban. Ini rumah kedua kami untuk belajar. Di sini kami berbagi tantangan di kelas, berbagi ide permainan edukatif, sampai cara mendekati anak yang berbeda karakter,” ujar Sari.
Ia menambahkan, dinamika zaman menuntut tenaga pendidik PAUD untuk lebih adaptif. Pemanfaatan teknologi dan pendekatan kreatif menjadi kunci agar anak-anak memiliki ketertarikan tinggi terhadap proses belajar sejak dini.
“Tugas kita adalah membuat anak cinta belajar sejak awal. Kalau gurunya kreatif, anaknya pasti ceria dan cerdas. Itu tujuan utama kami,” tegasnya.
Guna memastikan efektivitas pembelajaran di wilayah Bumi Tana Malai Tolung Lingu, KKG PAUD merumuskan tiga fokus utama:
-
Penguatan Kompetensi Pedagogik
Pengembangan metode belajar berbasis bermain, penguatan literasi dini, serta optimalisasi stimulasi motorik kasar dan halus yang disesuaikan dengan tahapan tumbuh kembang anak.
-
Inovasi Media Pembelajaran Mandiri
Pemanfaatan material daur ulang menjadi alat peraga edukatif serta pengintegrasian lagu daerah sebagai media pengenalan budaya lokal di tengah keterbatasan sarana.
-
Peningkatan Solidaritas Antar-Pendidik
Membangun konsolidasi dan jejaring komunikasi antar-guru lintas kecamatan untuk memfasilitasi pertukaran solusi atas kendala mengajar di lapangan.
Inisiatif pengembangan kapasitas secara mandiri ini dipandang sebagai investasi jangka panjang bagi pembangunan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Murung Raya. KKG PAUD mendorong para guru untuk tidak sekadar bergantung pada program pelatihan formal, melainkan aktif memperbarui keterampilan mengajar secara terstruktur.
“Guru hebat akan melahirkan anak hebat. Dan anak hebat akan membawa Murung Raya ke masa depan yang lebih baik,” tutup Sari.
Melalui penguatan kapasitas guru di tingkat dasar, KKG PAUD Murung Raya menegaskan komitmennya dalam menyiapkan fondasi pendidikan yang kokoh menuju pencapaian Generasi Emas. (Muslim)

