Bunda Paud Kabupaten Murung Raya Ny.Warnita Harius saat menyerahkan hadiah kepada juara satu (foto: Istimewa)

Puruk Cahu — LENTERAKALIMANTAN.NET-

Di tangan para pendidik yang jeli, tumpukan kardus bekas dan botol plastik sisa tak lagi berakhir di tempat sampah. Benda-benda tersebut disulap menjadi istana angka hingga laboratorium sains mini yang memikat. Kreativitas tanpa batas ini menjadi sorotan utama dalam Lomba Alat Peraga Edukasi (APE) Inovatif PAUD Kabupaten Murung Raya 2026 yang dihelat di Aula Rumah Jabatan Bupati Murung Raya, Senin (2/11/2026).

Ajang yang diinisiasi oleh Bunda PAUD bersama Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD Kabupaten Murung Raya ini mempertemukan puluhan satuan pendidikan anak usia dini dari berbagai penjuru daerah. Aula yang biasanya kaku mendadak bertransformasi menjadi galeri edukasi interaktif, memamerkan buah karya tangan kreatif para guru yang memanfaatkan bahan-bahan sederhana di sekitar mereka.

Ketua Pokja Bunda PAUD Kabupaten Murung Raya, Ny. Dina Maulidah Rahmanto, menegaskan bahwa perhelatan ini dirancang melampaui sekadar kompetisi seremonial. Kegiatan ini diposisikan sebagai instrumen strategis untuk memacu kreativitas tenaga pendidik dalam merancang media pembelajaran yang efektif sekaligus menyenangkan bagi anak usia dini.

“Kami berharap kegiatan ini dapat mendorong para pendidik untuk terus berinovasi, melihat bahwa di sekitar kita banyak bahan yang bisa disulap menjadi alat peraga edukasi yang kreatif dan edukatif, sehingga pembelajaran anak menjadi lebih menarik dan tidak membosankan,” ujar Ny. Dina Maulidah Rahmanto.

Kompetisi ini menerapkan sistem penilaian yang komprehensif di bawah pengawasan dewan juri profesional yang beranggotakan Dina Maulidah, Ruscia, dan Rosine Rosc. Tim penilai tidak hanya menakar aspek fisik karya, melainkan juga menguji ketajaman filosofi, fungsi edukatif, hingga aspek keamanan dan kemudahan penggunaan bagi anak (child-friendly).

Selain itu, setiap peserta diuji kemampuannya dalam mempresentasikan karya dan urgensi edukatif nya secara padat dalam durasi terbatas selama lima menit.

Setelah melalui proses kurasi dan penjurian yang ketat, TKN Annida 5 melalui perwakilannya, Resvilawati, keluar sebagai juara pertama dengan perolehan 265 poin. Posisi kedua disusul oleh TK Hosanna di bawah kepemimpinan Hernita dengan 260 poin, serta TKN Soraya Juking Pajang melalui Siti Raudah, S.Pd., di peringkat ketiga dengan 259 poin.

Deretan apresiasi turut diberikan kepada TK ABA 2, TK President School di bawah asuhan Lidia Selfitri, S.Pd., serta TK Negeri Melati Saripol yang digawangi Mela Dorasena, S.Pd., berkat inovasi karya mereka yang dinilai menonjol.

Rangkaian acara ditutup secara khidmat dengan penyerahan trofi dan penghargaan kepada para pemenang. Penyerahan dilakukan langsung oleh jajaran dewan juri, Ketua Pokja Bunda PAUD, serta Bunda PAUD Kabupaten Murung Raya, Ny. Warnita Heriyus.

Pemerintah Kabupaten Murung Raya berharap gelaran ini mampu memicu eskalasi mutu pengajaran secara merata. Pemanfaatan material sederhana yang dikawinkan dengan ketepatan metode pedagogis diyakini mampu melahirkan standar pembelajaran kreatif yang kokoh, sekaligus menopang visi besar pembangunan sumber daya manusia berkualitas sejak usia dini di Bumi Tana Malai Tolung Lingu.

Suara Akar Rumput — Kanal Informasi Publik Sesuai UU KIP No. 14 Tahun 2008