
PURUK CAHU – LENTERAKALIMANTAN.NET-
Kejaksaan Negeri (Kejari) Murung Raya memanfaatkan momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1448 H untuk mempertegas komitmen penegakan hukum yang bersih dan humanis. Peringatan kelahiran Rasulullah yang jatuh pada Selasa, 25 Agustus 2026, ini dijadikan pijakan moral bagi seluruh aparatur Adhyaksa setempat dalam memperkuat integritas kerja.
Kepala Kejaksaan Negeri Murung Raya, Herman Kondo Siriwa, S.H., M.H., mendesak seluruh jajarannya untuk mempraktikkan langsung sifat dan akhlak Nabi Muhammad SAW dalam menjalankan tugas publik sehari-hari.
“Meneladani akhlak Rasulullah SAW adalah fondasi utama untuk mewujudkan pribadi yang beriman, berilmu, dan berintegritas,” tegas Herman saat menyampaikan pesan Peringatan Maulid Nabi 1448 H di Puruk Cahu, Selasa (25/8/2026).
Didampingi Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Daerah Murung Raya, Ny. Herna Herman, Herman menekankan bahwa nilai-nilai keadilan dan kejujuran yang diajarkan Rasulullah harus terefleksi dalam pelayanan hukum kepada masyarakat. Menurutnya, aspek spiritual tidak boleh terpisah dari profesionalisme institusi penegak hukum.
Pesan moral tersebut diharapkan menjadi tolok ukur kinerja aparat Kejari Murung Raya dalam menghadirkan penegakan hukum yang tak hanya tegas, tetapi juga berkeadilan dan berorientasi pada kemanusiaan.
“Semoga dengan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, kita senantiasa mendapatkan syafaat beliau dan menjadi umat yang diridhai Allah SWT. Semoga cinta dan keteladanan Rasulullah SAW selalu menerangi langkah kita dalam kehidupan sehari-hari. Aamiin,” tutur Herman.
Peringatan keagamaan ini menjadi bagian dari agenda internal Kejari Murung Raya dalam merevaluasi moralitas kerja serta mempererat solidaritas korps Adhyaksa di wilayah Murung Raya.

