BANJARMASIN, LenteraKalimantan.net— Raut duka masih menyelimuti warga Jalan Pandu, Kecamatan Banjarmasin Timur, usai si jago merah melalap permukiman mereka. Di tengah upaya para korban mengumpulkan sisa-sisa puing tempat tinggalnya, bantuan logistik dan dukungan moril mulai mengalir untuk mempercepat pemulihan pascabencana.
Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banjarmasin bergerak cepat menyalurkan bantuan darurat bagi para terdampak pada Jumat, 4 September 2026. Aksi kemanusiaan ini digalang bersama Dinas Sosial Kota Banjarmasin serta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) sebagai bentuk penanganan terpadu pascabencana.
Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol. Riza Muttaqin, menyatakan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bentuk empati langsung kepolisian terhadap warga yang sedang tertimpa musibah. Lebih dari sekadar bantuan fisik, langkah ini menjadi bukti manifestasi semangat gotong royong lokal.
“Ini merupakan wujud nyata ‘Kayuh Baimbai Jaga Banua, Bersama Kita Wujudkan’ dalam meringankan beban korban dan memastikan situasi tetap aman dan kondusif pascakebakaran,” kata alumni Akademi Kepolisian 2003 tersebut pada Jumat, 4 September 2026.
Adapun paket bantuan yang diserahkan mencakup bahan pokok (sembako) untuk menopang kebutuhan harian warga, serta perlengkapan ibadah berupa sajadah dan Al-Qur’an. Kolaborasi lintas instansi ini diharapkan tak sekadar menambal kebutuhan material, tetapi juga memberikan suntikan moral agar warga terdampak dapat segera bangkit dan menata kembali kehidupan mereka.


