MURUNG RAYA – LENTERAKALIMANTAN.NET-
Pemerintah Daerah dan DPRD Kabupaten Murung Raya resmi membuka gelaran Pekan Kreativitas Pemuda 2026 di Aula Rumah Jabatan Bupati Murung Raya pada Jumat, 23 Oktober 2026. Mengusung tema “Pemuda Berkarya, Murung Raya Maju dan Sejahtera”, ajang yang berlangsung hingga Senin, 26 Oktober 2026 ini menjadi simpul kolaborasi lintas sektor dalam mendorong potensi serta memperkuat daya kritis generasi muda daerah.
Gelaran ini tidak sekadar menjadi ajang unjuk bakat, melainkan difokuskan sebagai sarana penguatan literasi dan pembentukan karakter pemuda. Berbagai perlombaan edukatif digelar, mulai dari lomba pidato, pembuatan video vlog, hingga kompetisi yel-yel.
Ketua Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA) Kabupaten Murung Raya, Dina Maulidah, menegaskan dukungan dari lembaga legislatif dan eksekutif daerah menjadi fondasi utama keberhasilan acara ini. Menurutnya, sinergi ini merupakan bentuk investasi jangka panjang bagi pemuda.
“Kami dari Forum PUSPA mengucapkan terima kasih kepada DPRD dan Pemerintah Kabupaten Murung Raya yang selalu memberikan peluang, waktu, dan kesempatan bagi anak-anak muda kita untuk terus berkarya. Ini adalah contoh kolaborasi lintas sektor yang ideal dalam satu tujuan membangun pemuda,” ujar Dina usai pembukaan kegiatan, Jumat.
Dina menambahkan, di tengah derasnya arus informasi global, penguatan fondasi literasi menjadi krusial agar generasi muda tidak kehilangan jati diri dan mampu menyaring pengaruh budaya luar.
“Dalam kegiatan ini bukan hanya kreativitas saja, tetapi juga ada literasi. Kami berharap kegiatan ini menjadi wadah bagi anak-anak kita untuk lebih berkarya, lebih percaya diri, dan tidak mudah terpengaruh oleh budaya luar yang tidak baik,” tuturnya.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Murung Raya, Ernawati, menilai agenda ini selaras dengan program strategis daerah dalam meningkatkan indeks literasi masyarakat. Melalui media modern seperti vlog dan seni orasi, generasi muda diajak untuk mengasah gagasan secara kritis dan persuasif.
“Kami sangat mendukung. Literasi adalah kunci. Melalui lomba pidato dan vlog ini, anak-anak muda kita diajak untuk gemar membaca, berpikir kritis, dan berani menyampaikan gagasan. Ini sejalan dengan visi kami untuk menjadikan perpustakaan sebagai pusat aktivitas literasi dan kreativitas pemuda,” terang Ernawati.
Integrasi peran antara DPRD selaku regulator, Pemerintah Daerah sebagai eksekutor, Dinas Perpustakaan sebagai penggerak literasi, serta Forum PUSPA sebagai mitra masyarakat diharapkan dapat menjadikan Pekan Kreativitas Pemuda sebagai agenda tahunan yang berkelanjutan demi mencetak SDM Murung Raya yang inovatif dan berkarakter.


