
PURUK CAHU – LENTERAKALIMANTAN.NET-
Di tengah melaju pesatnya arus pembangunan di Kabupaten Murung Raya, Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Murung Raya, H. Rejikinoor, S.Sos., menyerukan pentingnya menjaga integritas moril dan kebersihan hati bagi seluruh elemen masyarakat. Pesan penyejuk tersebut disampaikan Rejikinoor saat menggelar dialog interaktif bersama insan pers di Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya.
Rejikinoor menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak semata-mata diukur dari kemajuan fisik atau infrastruktur, melainkan juga dari fondasi peradaban budi pekerti masyarakatnya. Menurutnya, kompas utama manusia dalam menghadapi dinamika zaman adalah kejujuran, keikhlasan, serta ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.
“Kejujuran adalah pondasi iman. Dari kejujuran itu akan lahir kelembutan dan cinta kasih. Semua itu akan terpancar dari hati yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Jalani hidup dengan penuh rasa syukur, ikhlas dalam memberi dan menerima,” kata Rejikinoor saat ditemui di Puruk Cahu, Kamis (27/8)
Ia meluaskan penjelasannya bahwa persaingan hidup dan derasnya modernisasi sering kali memicu penyakit sosial jika tidak bentengi dengan kedewasaan spiritual. Oleh karena itu, ia mengimbau warga Tana Malai Tolung Lingu untuk melepaskan beban dengki dan fokus pada perjuangan hidup yang positif.
“Buanglah iri hati dan pikiran dengki. Karena rezeki, jodoh, dan maut itu Allah SWT yang mengatur. Tugas kita sebagai manusia hanya berjuang dan berdoa. Semoga hari esok lebih baik dari hari ini. Namun semua itu akan terjadi jika Tuhan menghendaki. Itulah hakikat takwa,” tuturnya.
Pernyataan Ketua Komisi I DPRD ini mendapat tanggapan positif dari kalangan jurnalis lokal yang hadir. Kepala Biro Media Online Lentera Kalimantan, Muslim—yang hadir mewakili jurnalis Suara Akar Rumput—mengapresiasi imbauan moral yang disampaikan oleh wakil rakyat tersebut sebagai pengingat etis bagi profesi pers maupun publik.
“Sebagai insan pers kami sangat berterima kasih atas nasihat yang berharga ini. Ini mengingatkan kami bahwa rezeki sudah ditakar dan tidak akan pernah tertukar. Kami sepakat, kejujuran dan keikhlasan memang pondasi iman. Ini menjadi pengingat bagi kami untuk terus bekerja dengan hati,” ujar Muslim.
Imbauan ini dipandang relevan mengingat tantangan sosial masyarakat daerah yang kian kompleks. Pihak legislatif berharap pesan spiritual ini dapat memperkuat harmoni sosial, melengkapi pembangunan fisik yang tengah gencar dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Murung Raya.

