PURUK CAHULENTERAKALIMANTAN.NET-

Puncak musim kemarau 2026 yang tengah melanda Kabupaten Murung Raya mulai memicu kekhawatiran atas ancaman krisis kesehatan dan bencana lingkungan. Mengantisipasi dampak yang kian meluas, Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Murung Raya, Tuti Marheni, mendesak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra terhadap paparan kabut asap, penularan penyakit menular, serta potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Saya mengimbau kepada seluruh warga agar tetap menjaga kesehatan serta mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas, baik di dalam maupun di luar rumah. Mari biasakan menggunakan masker untuk menghindari paparan debu dan kabut asap, serta jangan mengonsumsi air mentah agar terhindar dari penyakit,” tegas Tuti Marheni di Kantor DPRD Kabupaten Murung Raya, Senin (24/8/2026).

Langkah preventif ini dinilai mendesak seiring meningkatnya risiko penyakit musiman yang kerap melonjak saat cuaca kering ekstrem, seperti Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), diare akibat krisis air bersih, hingga Demam Berdarah Dengue (DBD).

Selain fokus pada proteksi kesehatan, legislatif juga menyoroti risiko keselamatan fisik masyarakat yang memanfaatkan momen kemarau untuk berwisata di kawasan perairan. Tuti mengimbau para orang tua agar tidak lengah saat membawa anggota keluarga berlibur ke objek wisata alam.

“Saat mengunjungi tempat wisata terutama di area sungai, pastikan anak-anak selalu dalam pengawasan orang tua. Keamanan dan kenyamanan keluarga adalah hal yang paling utama,” ujarnya.

Guna mencegah memburuknya situasi ekologis selama puncak kemarau, Komisi I DPRD Murung Raya mendorong lahirnya sinergi lintas sektor. Lintas elemen—mulai dari pemerintah desa, tenaga kesehatan, hingga aparat patroli—diminta memperketat edukasi serta pencegahan dini karhutla di wilayah-wilayah rawan.

“Dengan demikian saya berharap kita semua dapat meningkatkan kewaspadaan terhadap karhutla dan berbagai jenis penyakit yang kerap muncul saat musim kemarau seperti ISPA, diare, dan DBD. Mari kita jaga lingkungan bersama-sama agar Murung Raya tetap aman, sehat, dan nyaman untuk kita semua,” pungkas Tuti.

(Muslim)