BANJARMASIN — LENTERAKALIMANTAN.NET-
Polresta Banjarmasin menghentikan proses hukum pencurian satu unit mesin pompa air yang melibatkan Dedy Franjaya (34) melalui mekanisme keadilan restoratif (restorative justice). Keputusan damai ini diambil setelah korban, Sayidi Muhammad Nurika (25), sepakat memaafkan pelaku dalam mediasi kekeluargaan di Mapolsek Banjarmasin Tengah.

Insiden pencurian tersebut bermula pada Jumat malam, 28 Agustus 2026, sekitar pukul 22.00 WITA di Jalan S. Parman Gang Purnama, Kelurahan Pasar Lama, Banjarmasin Tengah. Dedy tertangkap tangan oleh warga saat berusaha menggasak mesin pompa air yang terpasang di teras rumah kos milik Sayidi.

Usai mendapati pelaku dikepung warga, Sayidi langsung menghubungi layanan darurat 110 Polri. Respon cepat ditunjukkan gabungan personel SPKT, Satreskrim, dan Sat Samapta Polresta Banjarmasin yang tiba di lokasi untuk mengamankan Dedy dari amuk massa sebelum digelandang ke Polsek Banjarmasin Tengah.

Setelah melalui proses mediasi selama dua hari, kedua belah pihak akhirnya sepakat menyelesaikan perkara tanpa jalur pengadilan. Barang bukti berupa satu unit mesin pompa air pun resmi dikembalikan kepada Sayidi.

Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Riza Muttaqin, menegaskan bahwa penerapan keadilan restoratif memprioritaskan penyelesaian perkara ringan yang tidak menimbulkan keresahan luas di masyarakat, sepanjang disetujui oleh kedua belah pihak.

“Kami hadir 24 jam melayani masyarakat. Dengan Restorative Justice, keadilan tidak hanya ditegakkan, tetapi juga memulihkan hubungan sosial di tengah masyarakat,” kata Riza.

Alumni Akademi Kepolisian 2003 tersebut turut mengapresiasi keberanian dan kecepatan masyarakat dalam memanfaatkan saluran telepon 110 Polri untuk melaporkan potensi gangguan keamanan. Menurutnya, langkah ini sejalan dengan arah kebijakan operasional yang tengah ia dorong di tingkatan polres.

“Ini sejalan dengan commander wish ‘Kayuh Baimbai Jaga Banua Bersama Kita Wujudkan’ yang saya gaungkan di jajaran Polresta Banjarmasin untuk memberikan respon terbaik guna menjaga kamtibmas yang aman,” tutur Riza.