TANAH BUMBULENTERAKALIMANTAN.NET

Menjaga stabilitas keamanan di daerah yang kaya akan keberagaman adat dan budaya memerlukan pendekatan yang tidak sekadar mengandalkan aturan hukum formal. Menyadari krusialnya peran kearifan lokal, Kepala Kepolisian Resor Tanah Bumbu, AKBP Novy Adi Wibowo, S.I.K., M.H., menggalang silaturahmi dan komunikasi intensif bersama para tokoh adat di wilayah Kabupaten Tanah Bumbu.

Langkah ini diambil sebagai upaya strategis Polres Tanah Bumbu dalam merajut sinergi yang harmonis antara aparat penegak hukum dan pemangku adat. Tokoh adat dinilai menjadi pilar sentral dalam menjaga persatuan, memelihara kerukunan, serta memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.

AKBP Novy Adi Wibowo menegaskan integrasi antara kepolisian dan tokoh adat adalah kunci utama pencegahan potensi konflik di tingkat tapak.

“Tokoh adat memiliki peran yang sangat strategis dalam memberikan pemahaman kepada warga, menjaga nilai-nilai kearifan lokal, sekaligus membantu menciptakan suasana yang aman dan harmonis di lingkungan masyarakat,” ujar Novy dalam rilis resminya.

Dalam tatap muka tersebut, Kapolres secara khusus mengajak para pemangku adat untuk memperkuat kanal komunikasi dan koordinasi, terutama saat merespons berbagai dinamika sosial yang berkembang cepat di tengah warga. Pendekatan ini ditujukan agar setiap riak gangguan kamtibmas dapat terdeteksi sejak dini.

Dengan keterbukaan ruang dialog, setiap potensi persoalan diharapkan tidak sampai membesar dan dapat diselesaikan melalui musyawarah mufakat yang memprioritaskan kepentingan masyarakat luas.

Agenda silaturahmi ini menegaskan komitmen jangka panjang Polres Tanah Bumbu untuk terus memperluas kemitraan lintas sektoral. Tidak hanya berhenti pada tokoh adat, kepolisian juga merangkul tokoh agama, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen sipil lainnya demi mengawal Tanah Bumbu tetap aman, damai, dan kondusif.