TABALONGLENTERAKALIMANTAN.NET

Kualitas udara di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, memburuk drastis hingga menyentuh level sangat berbahaya akibat paparan kabut asap yang kian menebal. Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup, Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di Tabalong menembus angka 1.878 pada Kamis (17/9/2026) pukul 06.00 WITA.

Merespons ancaman krisis kesehatan masyarakat tersebut, jajaran Polres Tabalong membagikan ribuan masker secara massal kepada para pengguna jalan di kawasan persimpangan lampu lalu lintas (traffic light) depan Markas Polres Tabalong, Kamis pagi.

Langkah darurat ini menyasar pengendara roda dua maupun roda empat guna menekan risiko paparan partikel polutan berbahaya yang berpotensi memicu Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penderita gangguan pernapasan menjadi perhatian utama dalam imbauan bahaya polusi ini.

Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo Jayawardana melalui Kasi Humas Iptu Heri Siswoyo menegaskan pentingnya kesadaran masyarakat untuk membatasi ruang gerak di luar rumah selama lonjakan kabut asap masih berlangsung.

“Gunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan dan kurangi aktivitas di luar rumah apabila tidak diperlukan. Mari bersama-sama menjaga kesehatan diri dan keluarga sampai kondisi udara kembali membaik,” ujar Heri, Kamis (17/9/2026).

Selain membagikan perlindungan fisik berupa masker, Polres Tabalong terus meningkatkan pemantauan situasi wilayah hukumnya untuk mengantisipasi eskalasi dampak kabut asap serta mengoptimalkan fungsi pelayanan dan perlindungan bagi masyarakat.

(*/Yudha)