​KAB BANJAR LENTERAKALIMANTAN.NET

Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Provinsi Kalimantan Selatan menerjunkan lebih dari 170 personel gabungan bersama 15 tim dari Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Kalsel untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Jalan Gubernur Syarkawi, Kabupaten Banjar, Minggu (11/10/2026).

​Pengerahan ini merupakan pergeseran fokus penanganan atas arahan Gubernur Kalsel setelah intensitas titik api di kawasan Pengayuan, Banjarbaru, berhasil dikendalikan dan melandai pascapemadaman intensif sejak 23 Agustus lalu.

​Kepala Disbunnak Kalsel, Suparmi, menjelaskan pengerahan personel dibekali armada dan sarana pemadaman lengkap, mulai dari mobil tangki, mesin pemadam, tandon air, hingga 13 unit biovlog. Guna mengoptimalkan penanganan di lapangan, area pemadaman dibagi menjadi beberapa blok dengan cakupan 30 hektare per unit kerja perusahaan.

​“Tim dari perkebunan kelapa sawit yang tergabung dalam GAPKI Cabang Kalsel menurunkan 15 tim dari beberapa grup perusahaan. Semuanya dikoordinasikan untuk membantu pemadaman, pembasahan, dan penanganan karhutla di wilayah Gubernur Syarkawi,” ujar Suparmi.

​Suparmi menambahkan, selain personel internal perusahaan, Disbunnak Kalsel juga menyiagakan enam unit mobil pemadam kebakaran profesional serta mendirikan posko taktis untuk mempermudah koordinasi lintas tim.

​Sementara itu, Ketua GAPKI Kalsel Eddy Sapta Binti menegaskan komitmen sektor swasta dalam mendukung pemda menangani karhutla. Meski tetap memprioritaskan penjagaan di area konsesi masing-masing, perusahaan sawit di Kalsel siap membagi sumber daya guna menanggulangi karhutla di area publik sekitar(mckalsel/lnk).