MURUNG RAYA, LENTERAKALIMANTAN.NET — Permukiman padat penduduk di Jalan Jenderal Sudirman, Gang Sion, Kota Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya, mencekam pada Senin siang. Kobaran api membumbung tinggi dan memutus aktivitas warga setempat. Petugas gabungan dari Kepolisian Resor Murung Raya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dinas pemadam kebakaran, serta masyarakat setempat bergelut menaklukkan amukan si jago merah agar tidak meluas ke area sekitarnya.

Tim gabungan bahu-membahu menarik selang air bertekanan tinggi dari berbagai penjuru. Sinergi lintas instansi ini terbukti krusial dalam mengepung titik api utama sehingga lokalisasi kebakaran dapat dicapai sebelum api melahap blok permukiman rawan di sebelahnya.

Proses pemadaman tidak hanya mengandalkan armada damkar, tetapi juga keandalan kesiapsiagaan personel Polri yang turun langsung memandu evakuasi warga dan pengamanan area bahaya. “Kehadiran personel di lapangan merupakan bentuk tanggap darurat dan komitmen kami untuk memastikan keselamatan masyarakat di tengah bencana,” ujar salah satu petugas kepolisian di lokasi kejadian.

Hingga proses pendinginan selesai dilaksanakan, asal-usul munculnya titik api masih belum teridentifikasi pasti. Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah warga setempat yang menyaksikan awal mula kejadian masih mengalami trauma mendalam.

Seorang saksi mata berinisial H.B. mengaku tidak tahu pasti dari mana api pertama kali muncul. “Belum bisa memberikan keterangan penyebab kebakaran tersebut, berasal dari mana dan apa penyebabnya,” kata H.B. kepada awak media dengan raut wajah yang masih tampak syok.

Saat ini aparat Kepolisian Resor Murung Raya bersama tim penyidik BPBD tengah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Petugas melakukan identifikasi material sisa kebakaran guna memastikan sumber ledakan atau pemantik awal, sekaligus melakukan pendataan resmi terkait total kerugian materiil serta potensi korban jiwa.

Peristiwa di Gang Sion ini menjadi peringatan keras bagi otoritas daerah dan warga di kawasan permukiman padat Puruk Cahu mengenai pentingnya mitigasi proteksi kebakaran, mulai dari ketersediaan hidran lingkungan hingga instalasi kelistrikan yang aman.

(Muslim)