
BANJARBARU LENTERAKALIMANTAN.NET
Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kalimantan Selatan mengeskalasi operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Blok Merah, Jalan Gubernur Syarkawi. Kepala Dinas ESDM Kalsel, Endarto, menargetkan penanganan titik api di blok tersebut dapat dituntaskan dalam kurun waktu satu minggu.
Endarto memaparkan bahwa optimisme percepatan ini ditopang oleh efektivitas pembagian zona kerja, pengerahan puluhan personel gabungan, serta pengawasan berkala pada lahan gambut yang terbakar.
“Untuk blok kita, Blok Merah, saya optimistis wilayah ini bisa tertangani selama tidak ada titik baru. Kami berharap dalam seminggu ini bisa selesai,” ujar Endarto di Banjarbaru, Rabu (21/10/2026).
Operasi pemadaman di Blok Merah melibatkan kolaborasi lintas sektor antara Dinas ESDM, Satpol PP dan Damkar, Dinas PUPR, serta konsorsium mitra pertambangan yang menerjunkan sekitar 70 hingga 80 personel lapangan. Tim gabungan memfokuskan pemadaman pada tiga titik api utama yang berjarak sekitar 650 meter dari akses Jalan Asmal.
Guna menjamin kelancaran pasokan air pemadaman di area dalam, pengerahan delapan unit truk tangki didukung oleh pengoperasian empat titik sumur bor bantuan dari Borneo Indobara. Petugas lapangan diinstruksikan untuk menyisir tuntas sisa asap dan bara api gambut guna meminimalisasi risiko kemunculan titik api susulan.
Sementara itu, pemantauan dan penyisiran di kawasan Guntung Damar tetap disiagakan secara berkelanjutan oleh tim khusus Dinas ESDM dengan kekuatan 10 hingga 15 personel(mckalsel/lnk).

