KALSEL LENTERAKALIMANTAN.NET

​Kontingen Special Olympics Indonesia (SOIna) Kalimantan Selatan berhasil mengukir prestasi membanggakan pada Pekan Special Olympics Nasional (Pesonas) II 2026 yang berlangsung di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada 14–18 Oktober 2026. Skuad Banua melesat ke posisi empat besar klasemen akhir dengan total raihan 83 medali.

​Secara keseluruhan, kontingen Kalsel mengumpulkan 18 medali emas, 30 perak, dan 35 perunggu. Capaian ini menunjukkan lonjakan signifikan dibandingkan edisi sebelumnya di Semarang yang hanya menempati jajaran 10 besar nasional.

​Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalsel Pebriadin Hapiz, melalui Kabid Pembudayaan Olahraga M. Anugrah, mengapresiasi daya juang para atlet disabilitas intelektual yang mampu mempertahankan posisi di papan atas nasional.

​“Alhamdulillah, Kalimantan Selatan mempertahankan tren positifnya di papan atas nasional dengan menempati peringkat keempat. Ini prestasi yang luar biasa karena kita bersaing ketat dengan kontingen besar serta tuan rumah,” ujar Anugrah, Rabu (21/10/2026).

​Anugrah mengungkapkan, dari total raihan medali, Kalsel sebenarnya melampaui koleksi perolehan tuan rumah NTT. Namun, NTT mengunci peringkat ketiga lantaran unggul selisih perolehan emas (21 keping emas).

​Cabang olahraga atletik menjadi penyumbang medali terbanyak bagi Kalsel dengan 12 emas, 8 perak, dan 10 perunggu, disusul cabang renang dengan 5 emas, 10 perak, dan 12 perunggu. Adapun cabang bulu tangkis menyumbangkan 1 emas, 4 perak, dan 3 perunggu. Sisa medali dipersembahkan oleh cabang bocce (4 perak, 3 perunggu), tenis meja (2 perak, 5 perunggu), sepak bola (2 perak), dan senam ritmik (2 perunggu).

​Capaian ini diraih di tengah kendala perjalanan udara yang sempat menunda jam kedatangan rombongan di Kupang hingga tengah malam jelang hari pertandingan. Dispora Kalsel berkomitmen mematangkan pembinaan atlet bertalenta khusus ini guna mempersiapkan diri menuju Pesonas III 2026 di Sumatera Barat pada 2030 mendatang(mckalsel/lnk).