
BANJARBARU LENTERAKALIMANTAN.NET
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kalimantan Selatan memperkokoh akuntabilitas kinerja organisasi melalui Rapat Evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Tahun 2026 bersama seluruh Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) di Banjarbaru, Rabu (21/10/2026).
Kepala DPKP Kalsel, Syamsir Rahman, memaparkan bahwa capaian SAKIP instansinya mencatatkan hasil positif dengan skor berada di kisaran 90,6 berpredikat AA. Capaian ini mencerminkan soliditas kerja sama dari tingkat sekretariat, bidang, hingga kepala UPTD lingkup pertanian.
“Alhamdulillah, capaian SAKIP kita sudah bagus. Ini berkat kerja sama seluruh jajaran. Saya berharap pada 2027 nanti nilainya bisa lebih meningkat lagi,” ujar Syamsir.
Kendati meraup nilai memuaskan, Syamsir menggarisbawahi bahwa tolok ukur utama keberhasilan instansi pemerintah terletak pada dampak nyata pelayanan bagi masyarakat dan ketahanan pangan bagi sekitar 4,3 juta jiwa penduduk Kalsel.
“Pada hakikatnya bukan hanya nilainya, tetapi bagaimana kita memberikan pelayanan terbaik kepada petani dan masyarakat. Ketersediaan pangan juga harus tetap terjaga,” tegasnya.
Syamsir menginstruksikan seluruh jajaran DPKP Kalsel untuk menyelaraskan target kinerja individu dengan sasaran organisasi, memperkuat komunikasi antarbidang, serta mengawal seluruh program agar tetap konsisten pada pemenuhan kesejahteraan petani dan penguatan produksi pangan daerah(mckalsel/lnk).

