PURUK CAHU — LENTERAKALIMANTAN.NET-
Di tengah derasnya arus digitalisasi dan godaan gaya hidup instan, peringatan keras sekaligus penuh kasih datang dari Gedung Parlemen Murung Raya. Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Imanudin, S.Pd.I., menyerukan alarm spiritual dan sosial bagi masyarakat, khususnya generasi muda, agar menjauhi ancaman nyata narkoba dan judi online (judol).
Dalam pesan dakwah yang disampaikannya di Puruk Cahu, politisi religius berwawasan luas ini menyoroti fenomena hubbud dunya—cinta dunia yang berlebihan—yang dinilai menjadi akar melemahnya ketahanan iman di era modern.
“Selemah-lemahnya iman adalah satu kaum yang mencintai dunia hingga lalai dalam berbuat baik, seolah-olah akhirat itu cuma cerita fiktif belaka,” ujar Imanudin, menegaskan pentingnya refleksi spiritual dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, kecintaan berlebihan terhadap materi, jabatan, dan popularitas semu seringkali membuat manusia melupakan hakikat penciptaan untuk beribadah dan menebar kebaikan. Ketika dunia telah menguasai hati, kehidupan akhirat yang kekal kerap diabaikan.
Tidak hanya berhenti pada refleksi keimanan, Imanudin secara khusus menyoroti ancaman krusial yang merusak masa depan anak muda di daerah, yakni penyalahgunaan narkotika dan maraknya judi online. Ia menegaskan bahwa kedua hal tersebut bukan solusi, melainkan gerbang kehancuran.
“Judi online dan narkoba itu bukan jalan pintas menuju kaya, tapi jalan pintas menuju kehancuran. Ia merusak akal, merusak iman, menghabiskan harta, dan menghancurkan masa depan. Jangan pernah coba-coba,” tegasnya dengan nada lugas.
Sebagai wakil rakyat, ia mengajak para pemuda Murung Raya untuk menyalurkan energi, waktu, dan potensi mereka pada hal-hal yang positif serta produktif. Imanudin juga mengingatkan pentingnya mematuhi nasihat orang tua, guru, serta lingkungan pertemanan yang sehat sebagai benteng moral.
“Manfaatkanlah hasil jerih payah, ilmu, dan waktu kalian demi masa depan yang berkah. Masa mudamu akan sangat dibutuhkan kelak untuk membantu orang tua, keluarga, dan bermanfaat bagi umat,” pungkasnya.
Pesan moral dari parlemen ini diharapkan mampu menjadi pengingat kolektif bagi masyarakat Murung Raya agar tetap waspada terhadap degradasi moral di tengah gelombang modernisasi.
(Muslim)


