
KALSEL LENTERAKALIMANTAN.NET
Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Kalimantan Selatan menggembleng 30 Aparatur Sipil Negara (ASN) dari 16 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) melalui Pelatihan Pengembangan Diri dan Peningkatan Kompetensi Pelayanan Publik. Kegiatan ini dibuka resmi di Aula UPTD Sertifikasi Kompetensi SDM BPSDMD Provinsi Kalsel, Banjarbaru, Senin (2/11/2026).
Pelatihan yang berlangsung selama lima hari (2–6 November 2026) dengan total 45 Jam Pelajaran (JP) ini dirancang untuk mewujudkan visi kepemimpinan daerah dalam menghadirkan SDM unggul serta tata kelola pemerintahan yang responsif, mudah, cepat, dan efisien.
Kepala BPSDMD Kalsel, Faried Fakhmansyah, melalui Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Teknis, Sarah Hidayani, menegaskan pentingnya ASN meneladani dedikasi, kedewasaan sikap, dan integritas pengabdian Presiden ke-3 RI, BJ Habibie, dalam mengutamakan kepentingan rakyat di tengah tekanan dinamika birokrasi.
“Kisah ini menggambarkan bahwa Presiden BJ Habibie merupakan contoh yang baik dalam model pelayanan publik bagi rakyat Indonesia. Dengan berbagai dinamika selama masa pemerintahannya, beliau tetap menunjukkan kepribadian yang matang dan tenang dalam menghadapi tekanan,” tegas Sarah Hidayani, Senin (2/11/2026).
Kasubbid Kompetensi Umum dan Pilihan Jabatan Administrasi, Eliza Meilani, menambahkan bahwa program pelatihan ini melibatkan narasumber lintas instansi—termasuk Tenaga Ahli Gubernur Kalsel, BPS, BKD, Inspektorat, Balai Latihan SDM Kemkomdigi Banjarmasin, hingga LKP Grafologi Indonesia. Pembekalan terpadu ini diharapkan mampu mentransformasi karakter dan profesionalisme ASN Kalsel dalam menghadirkan pelayanan publik yang berorientasi pada kepuasan masyarakat(mckalsel/lnk).

