
KALSEL LENTERAKALIMANTAN.NET
Pengurus Provinsi Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Kalimantan Selatan menjadikan hasil program try out di Malaysia sebagai basis evaluasi menyeluruh untuk memantapkan kualitas teknik dan fisik atlet gulat gaya bebas. Langkah ini ditempuh guna mematangkan persiapan menghadapi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) di Bali serta babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (Pra-PON).
Sebanyak 14 atlet gulat gaya bebas Kalsel didampingi tim pelatih telah menyelesaikan program latihan bersama dan uji tanding di Cyberjaya, Selangor, pada 24–29 Oktober 2026. Agenda tersebut memfasilitasi atlet Banua bertukar pengalaman dengan Wrestling Federation Malaysia, klub lokal setempat, hingga tim gulat asal Afghanistan.
Pelatih Gulat Kalsel, Zulhaidir, menjelaskan bahwa hasil uji tanding lintas negara ini memberikan peta evaluasi yang komprehensif bagi jajaran pelatih dalam mendeteksi kelemahan teknik maupun ketahanan tanding para atlet.
“Hasil try out menjadi dasar bagi tim pelatih untuk menentukan aspek yang perlu dibenahi, baik dari sisi teknik maupun kemampuan bertanding, sehingga kekurangan yang ditemukan dapat segera ditindaklanjuti melalui program latihan,” kata Zulhaidir, Selasa (3/11/2026).
PGSI Kalsel terus menggembleng para atlet melalui program pembinaan intensif dan berkelanjutan. Penampilan pada Kejurnas Bali mendatang akan dijadikan tolak ukur berikutnya untuk menguji kesiapan mental serta perkembangan performa atlet sebelum berlaga pada ajang penentuan Pra-PON(mckalsel/lnk).

