
PURUK CAHU — LENTERAKALIMANTAN.NET-
Aksesibilitas udara di Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah, memasuki babak baru. Mulai 9 November 2026, Dinas Perhubungan setempat resmi mengoperasikan jadwal penerbangan perintis bersubsidi yang menghubungkan langsung Puruk Cahu dengan tiga kota besar di Kalimantan: Balikpapan, Palangka Raya, dan Banjarmasin (PP). Kebijakan ini mendongkrak frekuensi penerbangan hingga enam kali dalam sepekan.
Langkah ini dirancang untuk memangkas isolasi geografis wilayah pedalaman serta menekan disparitas harga logistik dan mobilitas warga.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Murung Raya, Ferdinand Wijaya, S.Pt., M.AP., menyatakan optimalisasi transportasi udara ini merupakan wujud penjabaran visi kepemimpinan daerah dalam menghadirkan layanan publik yang inklusif.
“Kami tidak ingin membangun transportasi yang hanya hebat di kata-kata. Kami ingin membangun transportasi yang terintegrasi antar-moda, humanis dalam pelayanan, dan berkeadilan dalam akses serta harga. Karena langit Murung Raya adalah milik semua rakyat, bukan hanya milik mereka yang mampu,” ujar Ferdinand di Puruk Cahu, Selasa (3/11/26)
Peningkatan layanan penerbangan di Bandar Udara Dirung, Puruk Cahu, ditopang oleh tiga pilar utama yang dirumuskan dalam skema operasional baru:
-
Konektivitas Terintegrasi: Susunan jadwal dirancang agar mobilitas penumpang tidak terputus sepanjang pekan. Hari Senin dan Jumat ditetapkan sebagai puncak konektivitas dengan enam penerbangan yang melayani rute silang antar-kota besar, sementara hari Selasa hingga Sabtu memastikan ketersediaan rute vital ke Balikpapan dan Palangka Raya.
-
Standar Pelayanan Humanis: Pemerintah daerah menggandeng dua operator penerbangan, yakni Susi Air dan The Rising Star. Penjadwalan keberangkatan diatur pada pagi hari dari Balikpapan pukul 07.45 WITA, memberikan keleluasaan waktu bagi warga yang membutuhkan akses layanan kesehatan, pendidikan, dan urusan kedinasan.
-
Tarif Berkeadilan (Subsidi APBN/APBD): Untuk memastikan keterjangkauan daya beli masyarakat pedalaman, pemerintah mengombinasikan subsidi APBN dan APBD sehingga menetapkan struktur harga tiket yang kompetitif:
-
Puruk Cahu – Palangka Raya: Mulai Rp576.750
-
Puruk Cahu – Banjarmasin: Rp899.660
-
Puruk Cahu – Balikpapan: Rp1.053.950
-
Kebijakan penataan transportasi udara ini merupakan hasil dari kerja kolaboratif di bawah arahan Bupati Murung Raya Heriyus, S.E., Wakil Bupati Rahimanto Muhidin, S.H., M.H., serta Sekretaris Daerah Dra. Lynda Kristiane, M.Tr.IP.
Dengan total populasi mencapai 116 ribu jiwa yang tersebar di wilayah administratif Bumi Tana Malai Tolung Lingu, kehadiran jadwal penerbangan perintis ini diharapkan mampu menjadi katalis pertumbuhan ekonomi regional, sekaligus memperkuat posisi Puruk Cahu sebagai simpul penghubung strategis di kawasan utara Kalimantan Tengah.
(MUSLIM)

