​KALSEL LENTERAKALIMANTAN.NET

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Selatan mencatat Indeks Harga Konsumen (IHK) daerah mengalami inflasi sebesar 5,14 persen secara tahunan (year-on-year) pada Oktober 2026. Berdasarkan pemantauan di lima kabupaten/kota, IHK Kalsel melompat dari posisi 109,41 pada Oktober 2025 menjadi 115,04 pada Oktober 2026.

​Statistisi Ahli Utama BPS Kalsel, Mukhamad Mukhanif, memaparkan bahwa inflasi y-on-y teridentifikasi di seluruh kelompok pengeluaran masyarakat.

​“Inflasi year-on-year (y-on-y) Provinsi Kalimantan Selatan pada Oktober 2026 terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh meningkatnya indeks pada seluruh kelompok pengeluaran. Kelompok pengeluaran yang mengalami kenaikan indeks meliputi kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau sebesar 8,72 persen; kelompok Pakaian dan Alas Kaki sebesar 1,18 persen; kelompok Perumahan, Air, Listrik, dan Bahan Bakar Rumah Tangga sebesar 1,39 persen,” papar Mukhamad Mukhanif, Banjarbaru, Kamis (5/11/2026).

​Secara sektoral, kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau menjadi penyumbang andil inflasi y-on-y terbesar mencapai 2,66 persen (naik 8,72 persen), disusul Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya sebesar 0,68 persen (naik 7,93 persen), Transportasi sebesar 0,50 persen (naik 4,76 persen), serta Pendidikan sebesar 0,23 persen (naik 6,08 persen).

​Komoditas utama penebal inflasi y-on-y didominasi oleh emas perhiasan, beras, cabai rawit, bensin, ikan nila, biaya perguruan tinggi, hingga tarif angkutan udara. Sebaliknya, penahan laju inflasi disumbang oleh deflasi pada telur ayam ras (-0,08 persen), bawang merah (-0,05 persen), ikan papuyu (-0,04 persen), dan bawang putih (-0,02 persen).

​Sementara itu untuk dinamika bulanan (month-to-month), pendorong inflasi Oktober 2026 dipicu oleh pergerakan harga ikan gabus, tarif angkutan udara, kacang panjang, cabai merah, serta mi kering instan. Di sisi lain, komoditas emas perhiasan, daging ayam ras, minyak goreng, dan ikan nila tercatat memberikan andil deflasi secara bulanan(mckalsel/lnk).