
MARABAHAN – LENTERAKALIMANTAN.NET
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan resmi memulai rangkaian Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXVII Tingkat Provinsi di Kabupaten Barito Kuala (Batola). Mengusung misi besar membumikan nilai-nilai Islam dalam kehidupan modern, gelaran akbar ini diharapkan tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, melainkan instrumen penguat ukhuwah Islamiyah di Banua.
Ajakan untuk menyukseskan gelaran yang berlangsung pada 18–26 Juni 2026 ini ditegaskan oleh Gubernur Kalsel H. Muhidin melalui Sekretaris Daerah Provinsi sekaligus Ketua Umum LPTQ Kalsel, H. Muhammad Syarifuddin, dalam Malam Ta’aruf yang digelar di Marabahan, Barito Kuala, Jumat malam (19/6/2026).
Mewujudkan tema “Membumikan Nilai-Nilai Al-Qur’an dalam Kehidupan Masyarakat untuk Mewujudkan Batola SATU (Sejahtera, Agamis, Terpadu, dan Unggul).”
Melalui sinergi antar-elemen masyarakat, menjaga keamanan, serta mengedepankan ukhuwah di atas kompetisi.
Dalam sambutannya, Sekdaprov HM. Syarifuddin mengingatkan bahwa kesuksesan hakiki dari MTQ bukan diukur dari kemegahan panggung seremonial, melainkan pada dampak spiritual pasca-acara.
”Keberhasilan yang paling utama bukan hanya terselenggaranya kegiatan ini dengan baik, tetapi bagaimana nilai-nilai Al-Qur’an dapat terus hidup dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat,” ujar Syarifuddin.
Ia berharap gema ayat suci Al-Qur’an selama sepekan ke depan mampu memotivasi umat Islam di Kalsel untuk semakin gemar membaca, memahami, dan mengamalkan kitab suci. Menurutnya, syiar Islam yang damai akan menghadirkan ketenteraman di tengah masyarakat.
Syarifuddin juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Barito Kuala, Kantor Wilayah Kementerian Agama, dan LPTQ Provinsi Kalsel yang telah berkolaborasi matang. Ia mengimbau seluruh warga untuk menjaga ketertiban.
“Semoga MTQ ini menjadi ajang yang mendatangkan keberkahan serta membawa kebaikan bagi masyarakat Barito Kuala dan seluruh masyarakat Kalimantan Selatan,” pungkasnya.
Suasana Malam Ta’aruf berlangsung syahdu sejak awal. Kedatangan rombongan Pemprov Kalsel disambut hangat oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Batola, diiringi petikan musik gambus dari Grup Latansania asal Martapura.
Bupati Barito Kuala, H. Bahrul Ilmi, menyambut hangat seluruh Dewan Hakim Kementerian Agama dan kafilah dari 13 kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan.
“Kehadiran bapak dan ibu sekalian menjadi kebanggaan bagi kami. Selamat datang kepada seluruh Dewan Hakim dan kafilah dari kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan di Bumi Ije Jela,” tutur Bahrul.
Bahrul menekankan bahwa esensi dari konsep ta’aruf (saling mengenal) harus menjadi fondasi utama sebelum kompetisi dimulai. Kendati bersaing ketat demi meraih prestasi terbaik di berbagai cabang perlombaan, semangat persaudaraan tidak boleh dikesampingkan. Ia berharap iklim kompetisi tetap sejuk, harmonis, dan penuh kekeluargaan.
Di akhir acara, Bupati Batola juga secara khusus mendoakan keberkahan bagi Sekdaprov Kalsel yang baru saja menyelesaikan ibadah haji, berharap energi spiritual tersebut membawa dampak positif bagi pembangunan daerah Kalsel secara luas. (Adpim/lnk)











