Barito KualaLENTERAKALIMANTAN.NET-

Dini hari di Komplek Persada Baru II, Desa Semangat Dalam, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala mendadak mencekam. Sebuah rumah bernomor 32C di Jalur VIII RT 39 ludes dilalap si jago merah pada Minggu, 2 Agustus 2026. Peristiwa fatal ini menewaskan sang penghuni rumah yang terjebak di tengah kepungan api.

Korban teridentifikasi sebagai AKZ (47), seorang buruh harian lepas yang tercatat sebagai warga Jalan Bina Karya Gang Perdana, Kelurahan Pelambuan, Banjarmasin Barat.

Peristiwa amuk api ini pertama kali disadari warga sekitar pukul 03.00 WITA. Seorang saksi yang tengah bersantai meracik kopi di dalam rumahnya mendadak terkejut oleh suara gemeretak kayu terbakar. Saat menengok ke luar jendela, ia mendapati rumah tepat di seberangnya sudah dalam keadaan dikuasai kobaran api yang membesar.

Warga setempat langsung panik dan berhamburan menghubungi bantuan emergency serta armada pemadam kebakaran. Sejumlah unit relawan pemadam yang tiba di lokasi berjuang menjinakkan si jago merah hingga akhirnya api berhasil dipadamkan sepenuhnya.

Sayang, duka membayang pascapemadaman. Saat menyisir reruntuhan bangunan, petugas menemukan jasad AKZ dalam kondisi mengenaskan akibat luka bakar hebat. Korban ditemukan terbujur kaku di dalam kamar bagian depan rumah.

Menerima laporan atas insiden maut tersebut, Tim Identifikasi Satreskrim Polres Barito Kuala yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Bimasa Zebua bersama Kapolsek Alalak IPDA Bistok B. Andrew Panjaitan dan personel Unit Reskrim bergegas mendatangi lokasi pada pukul 09.00 WITA.

Di lokasi kejadian, petugas bergerak cepat dengan memasang garis polisi, mengumpulkan bukti fisik, meminta keterangan saksi-saksi, serta mendokumentasikan kondisi TKP. Usai identifikasi awal, jenazah korban langsung dievakuasi ke RSUD Ulin Banjarmasin untuk menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut.

Dampak kebakaran merusakkan satu unit bangunan rumah hingga berkategori rusak berat. Selain merenggut nyawa korban, kerugian materiil akibat musibah ini ditaksir mencapai Rp90 juta.

Hingga saat ini, kepolisian masih mendalami penyebab pasti terpelatuknya api yang memicu tragedi subuh tersebut.

Kapolres Barito Kuala AKBP Susilawati melalui Kasi Humas IPTU Budi menegaskan bahwa pihaknya tengah melakukan investigasi menyeluruh demi mengungkap pemicu kebakaran secara tuntas.

“Kami turut berduka cita atas musibah yang menimpa korban dan keluarga. Saat ini Satreskrim Polres Barito Kuala bersama Polsek Alalak masih melakukan serangkaian penyelidikan, olah TKP, serta pemeriksaan terhadap para saksi untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran,” ujar IPTU Budi mewakili Kapolres Barito Kuala.

Ia juga mengimbau warga masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan atas potensi kelalaian yang memicu kebakaran permukiman.

“Kami mengimbau masyarakat agar selalu memastikan instalasi listrik, kompor, maupun sumber api lainnya dalam kondisi aman sebelum beristirahat atau meninggalkan rumah, sehingga kejadian serupa dapat dicegah,” pungkasnya.

Bagikan: