
PARINGIN — LENTERAKALIMANTAN.NET-
Sebuah rumah kayu kosong di Desa Mantimin RT 04, Kecamatan Batumandi, Kabupaten Balangan, ludes dilalap si jago merah pada Jumat (7/8/2026) siang. Peristiwa ini memperpanjang deretan kasus kebakaran bangunan tak berpenghuni di Balangan, setelah pekan lalu dua rumah kosong juga hangus terbakar.
Bangunan berukuran 10×15 meter milik almarhum Hamrani tersebut terbakar hingga 100 persen. Kendati tidak ada korban jiwa, kerugian materiil ditaksir mencapai Rp25 juta.
Kebakaran pertama kali diketahui oleh warga setempat yang melihat kobaran api membubung dari area belakang rumah.
“Berdasarkan keterangan saksi, kobaran api diduga berasal dari bagian dapur. Saksi langsung mengabari masyarakat untuk berupaya memadamkan dengan alat seadanya,” ujar Kapolsek Batumandi, Ipda Rudi.
Warga yang memadamkan api secara manual kemudian dibantu oleh tim gabungan yang tiba di lokasi, mulai dari TRC BPBD Balangan, TRC Kecamatan, hingga personel Polres Balangan dan Polsek Batumandi.
Api merambat dengan sangat cepat hingga menghanguskan seluruh fisik bangunan. Selain material rumah yang sepenuhnya terbuat dari kayu tua, vegetasi di sekitar area kejadian turut memperparah eskalasi api.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas mencatat tanaman dan pohon di sekitar lokasi berada dalam kondisi sangat kering, sehingga menjadi penyuplai bahan bakar alami bagi kobaran api.
Kejanggalan timbul mengingat rumah tersebut telah ditelantarkan selama kurun waktu sepuluh tahun sejak pemiliknya meninggal dunia, serta tidak lagi terhubung dengan instalasi listrik.
“Penyebab kebakaran belum diketahui dan saat ini masih dalam penyelidikan Sat Reskrim Polres Balangan dan Unit Reskrim Polsek Batumandi,” tegas Ipda Rudi.
Atas maraknya insiden yang berulang dalam dua pekan terakhir, kepolisian mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap keberadaan bangunan kosong, khususnya yang dikelilingi semak belukar kering dan berpotensi memicu kebakaran.











