PURUK CAHULENTERAKALIMANTAN.NET-

Pemerintah Kabupaten Murung Raya menegaskan pentingnya peran strategis insan pers dalam pengawalan kebijakan dan pembangunan daerah. Asisten III Setda Kabupaten Murung Raya, Andry Raya, menilai jurnalis bukan sekadar mitra birokrasi, melainkan jembatan aspirasi masyarakat sekaligus pilar ke-4 demokrasi.

Pernyataan tersebut disampaikan Andry dalam peringatan Hari Persahabatan Kemitraan Jurnalis yang berlangsung di Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah, pada Senin, 21 September 2026.

“Jurnalis bukan sekadar mitra kerja pemerintah. Jurnalis adalah sahabatnya rakyat, sahabat sejati Murung Raya,” ujar Andry saat memberikan apresiasi atas dedikasi para wartawan di wilayah bertajuk Tana Malai Tolung Lingu tersebut.

Andry menyoroti dinamika kerja insan pers yang kerap bertugas di medan sulit demi menyerap informasi, mulai dari wilayah perkotaan seperti Puruk Cahu hingga kawasan pelosok seperti Barito Tuhup Raya, Tanah Siang, Permata Intan, hingga Uut Murung.

Menurutnya, informasi dan rekam visual yang dihimpun para jurnalis di lapangan memiliki nilai krusial sebagai masukan obyektif bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan publik yang tepat sasaran dan berkeadilan.

“Setiap rekaman yang mereka ambil, setiap foto yang mereka jepret, setiap tulisan yang mereka rangkai di lapangan — itu bukanlah sekadar berita. Itu adalah harapan. Sebuah harapan yang dititipkan rakyat kepada mereka, agar didengar, disimak, dan menjadi bahan pertimbangan pemerintah dalam merancang sebuah kebijakan yang lebih berpihak dan lebih berkeadilan,” tuturnya.

Selain sebagai penyampai informasi, Andry menekankan fungsi analisis pers dalam menjaga stabilitas wilayah melalui sajian fakta yang akurat dan teruji.

“Sejatinya jurnalis menyampaikan fakta faktual. Dalam menjalankan perannya sebagai Pilar Ke-4 Demokrasi, jurnalis tidak hanya memberitakan, tetapi mampu menganalisis pengaruh terhadap keamanan dan ketertiban, serta dengan kebijaksanaannya mengantisipasi berbagai jenis isu yang bermunculan sebelum menjadi badai,” kata Andry.

Menutup pernyataannya, ia menyampaikan apresiasi atas kontribusi para wartawan dalam membendung disinformasi serta mengajak seluruh insan pers untuk terus menjaga profesionalisme dan independensi dalam menjalankan tugas jurnalistik.

“Terima kasih telah menjadi cahaya di tengah kabut disinformasi. Terima kasih telah menjaga Murung Raya tetap terlihat, tetap terdengar, tetap hidup. Tetaplah cerdas, tetaplah profesional. Teruslah menulis dengan keberanian, dan bekerja dengan kerendahan hati,” pungkasnya.

(Muslim)