MALANG, LENTERAKALIMANTAN.NET — Penyelenggaraan Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN) VI Tahun 2026 di Kabupaten Malang, Jawa Timur, dinilai menjadi momentum krusial untuk mencetak generasi muda Islam yang mandiri dan berjiwa pemimipin. Dukungan penuh terhadap ajang berskala nasional ini disampaikan langsung oleh Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Murung Raya dari Fraksi PKB, Dina Maulidah.

“Melalui PPSN VI Tahun 2026 ini, kami berharap kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang berkumpul, melainkan menjadi wadah penguatan karakter, membentuk generasi muda santri yang mandiri, disiplin, berprestasi, dan memiliki jiwa kepemimpinan yang tangguh,” tegas Dina dalam keterangannya, Minggu (4/10/2026).

Ajang perkemahan tingkat nasional yang berlangsung pada 30 September hingga 6 Oktober 2026 tersebut dipusatkan di Pondok Pesantren An-Nur II Al-Murtadlo, Bululawang, Malang. Ribuan Pramuka Santri dari berbagai penjuru Indonesia hadir memadati lokasi acara. Salah satunya adalah Kontingen Kwarcab Murung Raya dari Gudep 01.112 Pondok Pesantren Modern Nailur Autar yang bertindak membawa nama daerah di kancah nasional.

Lebih lanjut, politikus yang dikenal fokus pada isu pendidikan dan kepemudaan ini menyoroti tiga dimensi utama dalam perhelatan PPSN VI, yakni penguatan karakter santri, peningkatkan ukhuwah kebangsaan, dan pemupukan kepedulian lingkungan.

“PPSN juga harus menjadi ajang silaturahmi nasional yang mempererat ukhuwah islamiyah serta semangat persatuan antarkontingen yang datang dari berbagai pelosok provinsi. Selain itu, jadikanlah kegiatan ini sebagai aksi nyata kepedulian terhadap lingkungan, menyelaraskan nilai-nilai luhur kepesantrenan dengan kecintaan kepada alam,” tambah Dina.

Di akhir penyampaiannya, Dina menitipkan doa serta pesannya secara khusus kepada seluruh peserta, terutama kontingen dari Kabupaten Murung Raya, agar senantiasa menjaga kondisi fisik dan kekompakan tim selama berkegiatan.

“Kepada seluruh peserta Pramuka Santri Nusantara, selamat mengikuti kegiatan. Semoga perkemahan ini berjalan lancar, tertib, aman, dan membawa berkah serta kemajuan bagi seluruh bangsa Indonesia. Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan. Salam Pramuka!” pungkasnya.

(Muslim)