
KOTABARU LENTERAKALIMANTAN.NET
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi Kalimantan Selatan terus mempercepat kepemilikan dokumen administrasi kependudukan (Adminduk) melalui program Dukcapil Goes to School. Kali ini, pelayanan jemput bola dilaksanakan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kotabaru, Kecamatan Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru, dengan menyasar pelajar yang akan menjadi pemilih pemula.
Program yang digelar pada Rabu (22/7/2026) tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Disdukcapil Provinsi Kalimantan Selatan dan Disdukcapil Kabupaten Kotabaru. Berbagai layanan kependudukan diberikan secara langsung, mulai dari perekaman biometrik KTP elektronik bagi pelajar, pembaruan data Kartu Keluarga (KK), hingga aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) untuk guru dan tenaga kependidikan.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Kalimantan Selatan, Dewi Fuziarti, mengatakan program Dukcapil Goes to School menjadi strategi jemput bola untuk memastikan generasi muda telah memiliki dokumen kependudukan yang lengkap sebelum memasuki usia wajib memiliki KTP elektronik.
“Melalui program ini kami ingin mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya para pelajar. Ketika mereka telah berusia 17 tahun, data biometriknya sudah terekam sehingga proses penerbitan KTP elektronik menjadi lebih cepat dan mereka telah siap menggunakan hak pilih sebagai pemilih pemula,” ujarnya di Banjarbaru, Senin (27/7/2026).
Selain mendukung tertib administrasi kependudukan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari percepatan transformasi digital layanan kependudukan melalui aktivasi IKD di lingkungan pendidikan.
“Digitalisasi layanan kependudukan menjadi salah satu prioritas kami. Karena itu, tidak hanya siswa yang kami layani, tetapi juga guru dan tenaga kependidikan agar semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan IKD sebagai identitas digital yang aman dan mudah diakses,” katanya.
Pelaksanaan kegiatan turut dihadiri Kepala MAN Kotabaru, perwakilan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kotabaru, serta jajaran Disdukcapil Kabupaten Kotabaru yang memberikan pelayanan langsung kepada peserta.
Dewi menilai sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan instansi pendidikan menjadi kunci dalam memperluas akses pelayanan administrasi kependudukan di seluruh wilayah Kalimantan Selatan.
“Kami mengapresiasi dukungan MAN Kotabaru, Kementerian Agama Kabupaten Kotabaru, dan Disdukcapil Kabupaten Kotabaru yang telah berkolaborasi menyukseskan kegiatan ini. Semangat kolaborasi seperti inilah yang akan terus kami dorong agar pelayanan adminduk semakin mudah dijangkau masyarakat,” tambahnya.
Melalui program Dukcapil Goes to School, Disdukcapil Kalsel berharap semakin banyak pelajar yang memiliki data kependudukan yang valid sebelum memasuki usia dewasa. Program ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya dokumen kependudukan serta pemanfaatan layanan digital untuk mendukung pelayanan publik yang lebih cepat, mudah, dan akurat(mckalsel/lnk).










