Banjarbaru — LENTERAKALIMANTAN.NET-

Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Kapolda Kalsel) Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan memimpin langsung aksi cepat pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di dua lokasi rawan wilayah Kota Banjarbaru, Rabu sore, 21 Oktober 2026.

Penyisiran dan pemadaman difokuskan pada kawasan Kota Citra Graha serta lahan kosong di belakang SPBU KM 17,5 Banjarbaru. Langkah taktis ini diambil untuk menghentikan pergerakan lidah api yang membakar semak belukar kering agar tidak merembet ke pemukiman warga dan fasilitas publik di sepanjang jalur utama Jalan Ahmad Yani.

Didampingi Wakapolda Kalsel dan jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Kalsel, Rosyanto tampak memegang selang dan menyemprotkan air langsung ke titik api menggunakan armada pemadam. Turunnya pucuk pimpinan kepolisian daerah ini mempertegas komitmen penanganan karhutla yang berpotensi memicu bencana kabut asap dan memburuknya kualitas udara di Kalsel.

“Kami menyiagakan personel dan peralatan penuh untuk merespons dengan cepat setiap munculnya titik api. Penanganan Karhutla memerlukan kerja sama dan kesiapsiagaan tinggi agar tidak meluas dan menimbulkan dampak asap yang merugikan,” ujar Rosyanto di sela-sela pemadaman.

Selain upaya pemadaman di lapangan, Polda Kalsel mengeluarkan peringatan keras kepada masyarakat dan pihak-pihak tertentu agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, terlebih di tengah kondisi cuaca kering yang rentan memicu kebakaran masif. Kepolisian memastikan proses hukum tegas akan diberlakukan bagi pelaku pembakaran lahan secara ilegal.

Melalui pergerakan cepat tim gabungan di bawah komando Kapolda Kalsel, kobaran api di kedua lokasi tersebut berhasil dikendalikan. Petugas melanjutkan proses pembasahan (cooling down) di area terdampak guna mematikan bara api di dalam tanah dan mencegah munculnya titik asap susulan.